Polisi : Perusak dan Perobek Alquran di Masjid Al ‘Ala pasien RS Jiwa

  • Whatsapp
Kapolsek Lheung Bata AKP Edi Saputra saat mengkonfirmasi kepada petugas Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Warga Coet Masjid kecamatan Lhueng Bata, Banda Aceh sempat geger karena pengacakan dan pengrusakan fasilitas masjid Al A’la, Senin (8/4/2017) pagi.

Pelaku yang misterius itu sempat merusak mikrofon dan merobek al – quran, sontak saja hal ini membuat masyarakat marah dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Lhueng Bata Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kapolsek Lheung Bata AKP. Edi Saputra mengatakan pelaku berinisial M (23) adalah pasien Rumah sakit jiwa Banda Aceh berasal dari kabupaten Aceh Utara.

“Kemarin (Minggu 7/4/2019) Sekitar pukul 09.00 Wib ada pasien melarikan diri dari RSJ Banda Aceh pada saat petugas membersihkan ruangan dengan kondisi pintu terbuka,” bebernya.

Ia menambahkan berdasarkan keterangan dari salah seorang penjaga warung kopi yang berdekatan dengan masjid Al ‘Ala, bahwa pelaku pada Senin (8/4/2019) dengan kondisi tanpa busana sempat masuk ke warungnya, pelaku sempat mengambil hp salah satu pengungjung warung tersebut, namun berhasil diambil kembali oleh pemiliknya.

“Setelah pelaku diusir oleh pemilik warung dua langsung meninggalkan warkop dan berjalan ke arah mesjid Al A’la, berdasar rekaman cctv pelaku melakukan pengrusakan al quran dan memotong kabel mikrofon sekitar pukul 04.28 wib selanjutnya pergi meninggalkan mesjid tersebut ,” bebernya.

Menurutnya, pada pukul 05.30 wib, petugas Satuan polisi pamong praja kota Banda Aceh mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya seorang penderita gangguan jiwa tanpa memakai busana /mdi depan mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

“Sehingga anggota satpol PP melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku, setelah diberikan pakaian pelaku langsung membawa orang tersebut ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh,” sebutnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit jiwa Banda Aceh, M merupakan pasiennya sejak bulan April 2018, dan pada tahun 2013 juga sempat dirawat.

 

 

Safdar S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *