KUPT Dispenda di Samsat Medan Utara diduga lakukan pungli

  • Whatsapp
Kantor Bersama Samsat Medan Utara.

MITRAPOL.com, Medan – KUPT Dispenda Sueb Ritonga diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengurus wajib pajak. Hal itu seperti dikatakan RB, salah seorang warga yang biasa mengurus administrasi surat-surat kendaraan di Kantor bersama Samsat Medan Utara baru-baru ini.

RB menjelaskan KUPT Dispenda diduga melakukan pungli dimana setiap pengurusan blokir atau pemblokiran kendaraan. Hal in dketahui setelah dirinya melakukan pemblokiran namun ditolak oleh KUPT Samsat Medan Utara dengan alasan wajib pemilik langsung yang blokir.

Bacaan Lainnya

Padahal RB yang dikuasakan oleh pemilik berhubung pemilik kendaraannya berhalangan datang maka dikuasakan oleh RB namun ditolak oleh KUPT Samsat Medan Utara Sueb ritonga.

Ketika Mitrapol menjumpai KUPT Samsat Medan Utara pada Kamis (04/04/2019) di ruang kerjanya, Mitrapol menanyakan, “Kenapa bapak tolak padahal prosedur hukum dan kuasanya dibumbuin materai bapak tolak. Berarti bapak telah mengangkangi SK Menteri Keuangan,” tanya Mitrapol.

Namun dengan nada yang tidak bersahabat KUPT hanya menjawab, “kenapa?.. ”

Menurut RB yang pernah juga melakukan pemblokiran sebelumnya pernah melakukan pemblokiran bisa dikarenakan RB memberi uang upeti sebesar 100 ribu rupiah.

Namun karenakan sekarang dia tidak memberi duit 100 ribu maka berkas pemblokiran ditolak oleh KUPT.
Menurut RB, “Pemblokiran seperti kendaraan baru hanya modal ekspedisi tidak pakai materai aja bisa, asal ada duitnya,” ujarnya.

Terkait masalah ini kepala perwakilan mitrapol Sumut Hermansyah sangat menyayangkan sikap KUPT tersebut. Untuk itu diharapakan Kapolda Sumut bisa turun tangan dan menyelidiki kasus seperti ini.

“Terkait KUPT yang mengangkangi SK menteri kami meminta aparatur terkiat untuk menindak KUPT tersebut,” ujar Hermansyah kepala perwakilan Mitrapol Sumut. (tim)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *