Polsek Barumun Tengah usut kasus pembunuhan di perkebunan karet

  • Whatsapp
Kapolsek Barteng AKP Amir Faizal di dampingi sejumlah anggotanya, bersama tim medis, mengevakuasi kerangka tulang (jasad) korban kasus pembunuhan MSS (40) warga desa Aek Hayuara, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padanglawas Utara ( Paluta), dari areal perkebunan karet milik warga.

MITRAPOL.com, Padang Lawas – Setelah sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga beberapa waktu lalu, kepada pihak Mapolsek Barumun Tengah, Kabupaten Padanglawas ( Palas), akhirnya tim gabungan personel kepolisian dari satuan Reskrim Mapolres Tapsel, bersama sejumlah personel dari Mapolsek tersebut, berhasil menemukan jasad almarhum MSS (Moga Saputra Siregar) warga desa Aek Hayuara, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), di areal perkebunan karet milik warga, di Desa Lubuk Gotting, Kecamatan Sihapas Barumun, Palas, Rabu (10/4/2019) lalu.

Kapolsek Barumun Tengah AKP Amir Faisal, Jum’at (12/4/2019), saat di konfirmasi wartawan, melalui telepon seluler dan pesan whatsappnya, mengatakan, untuk proses penyidikan lanjutan, saat ini jasad almarhum MSS, korban kasus pembunuhan yang ditemukan pihaknya, tinggal kerangka tulang itu, berada di RSUD Gunung Tua, Kabupaten Paluta.

Bacaan Lainnya

Rencananya jasad tersebut, masih akan di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara Medan, untuk proses pengambilan sampel tes DNA, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga almarhum.

Sementara, satu dari dua orang pelaku (tersangka) kasus pembunuhan tersebut, yakni atas nama SH (Sahukum Hasibuan), warga desa Padang Hasior Lombang, Kecamatan Sihapas Barumun, Palas, sudah berhasil di amankan pihaknya. Dan satu orang lagi atas nama PT (Patut Pohan) (24), warga desa yang sama, masih dalam pengejaran pihaknya.

Dari tangan tersangka SH, lanjut Kapolsek, pihaknya mengamankan satu unit sepedamotor, merek Vario, warna hitam, beserta satu unit telpon genggam bermerek samsung dan sejumlah barangbukti lainnya, milik korban MSS.

Sebelumnya disampaikan Kapolsek, almarhum MSS adalah sebagai pemilik usaha salon, di kecamatan Sihapas Barumun. Motif kejadian ini, murni sebagai kasus pembunuhan atau penganiayaan, disertai pencurian dan kekerasanan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. (MS. Hasibuan)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *