Terkait pembangunan gedung Rektor IAIN Metro Lampung “saya siap pasang badan”

  • Whatsapp
Rektor IAIN Metro Lampung Prof.Dr.Enizar.M.Ag (kiri) Wakil Rektor II Dr.Mukhtar Hadi,S.Ag (tengah), Kepala Biro AUAK Drs.Zahdi,M.H.i (kanan) dalam konfrensi pers bersama LSM KPKL Kota Metro Lampung, Kamis (11/04/19).

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Rektor IAIN Kota Metro Lampung akhirnya gelar konfrensi pers dan mengklarifikasi kepada LSM KPKL Kota Metro Lampung beserta awak media. Acara berlangsung di ruang sidang kampus IAIN Metro Lampung, Kamis (11/04/19).

Hadir dalam pertemuan Rektor IAIN Metro Lampung Prof. Dr. Enizar,M.Ag,Wakil Rektor II Dr.Mukhtar Hadi,S.Ag.,Msi,Kepala Biro AUAK Drs H.Zahdi,M.H.I Kepala Sub Perencanaan Agus Hamdani,S.Ag.Ma dan para staf IAIN Metro,Ketua LSM KPKL Wilayah Lampung Hermansyah beserta anggota dan sejumlah awak media.

Dalam kesempatan ini atas laporan masyarakat Ketua LSM KPKL (Komunitas Pemantau Korupsi Lampung) sebagai kontrol sosial mempertanyakan adanya dugaan terjadinya penyimpangan terkait pembangunan gedung kampus II (IAIN) Metro Lampung senilai 31,4 Milyar.

Dalam pembangunannya dimulai bulan Juli 2018 selesai kontrak Desember 2018, namun kenyataan pembangunan tidak selesai, pada akhirnya PT. Uno Tanoh Seramo selaku kontraktor pelaksana mendapat kebijakan perpanjangan 90 hari kedepan yang berakhir (stop total) pada tanggal 31 Maret 2019 dikarenakan anggaran dana bersumber dari SBSN Kementerian Keuangan.

Ketua LSM KPKL Lampung Hermansyah bersama sejumlah awak media saat mendengarkan penjelasan dari pihak IAIN Metro terkait pembangunan gedung kampus II yang menelan anggaran 31,4 Milyar, Kamis (11/04/19). foto : Muktaridi

Kenyataan di lapangan pada tanggal 10 Maret 2019 pantauan Tim Mitrapol dan LSM KPKL kegiatan PT. UTS masih berjalan seperti biasa, padahal ada kelonggaran waktu 17 hari kedepan yang diberikan pihak IAIN Metro guna pembersihan peralatan dan pengurusan administrasi.

Dalam pemyampaiannya pertama Wakil Rektor II Mukhtar Hadi,S.Ag.,M.Si kepada sejumlah awak media tentang pembangunan gedung II tersebut, “Kami ucapkan terima kasih kepada LSM dan awak media yang telah membantu mengkontrol pekerjaan kami.
Pembangunan gedung kampus II tersebut telah sesuai aturan yang berlaku. Pembangunan ini bersumber dari SBSN (Surat Berharga Syariah Negara).

Dalam regulasi ada perbedaan SBSN apabila masa kontrak berakhir pekerjaan belum selesai diberikan kesempatan sampai maksimum 90 hari.

Mengenai progres pembangunan gedung ini didampingi dan diawasi dari awal hingga akhir seperti,
– Management konstruksi PT. Mitraplan
– TP4D Kejaksaan,PTP Dinas PU Lampung Timur.Sesuai rapat bersama tim menghitung progres sampai tanggal 31 Desember 2018 kami bayarkan 80 persen kepada PT.UTS.Kedepan kita akan menilai berapa volume pekerjaan pembangunan gedung saat ini sampai tanggal 17 April 2019.Apabila lebih dari 80 persen maka akan kami bayarkan sisanya sebagai pembayaran terakhir”,papar Mukhtar.

Penyampaian Rektor IAIN Metro Lampung Prof.Dr.Enizar,M.Ag mengatakan ” intinya adalah IAIN Metro sebagai pengguna anggaran dan saya yang bertanggung jawab .Saya berharap gedung ini selesai,tetapi yang mengerjakannya tidak bisa selesai.Saya sampai menjaminkan diri saya kepusat untuk mengambil kebijakan karena pusat jelas sesuai aturan.Kalau sesuai aturan saja saya tamat SMA saja cukup jadi rektor.Ketika tidak sesuai normatif saya memutus kontrak pembangunan gedung,apakah zolim saya gedung tidak bisa digunakan.Saya siap jadi bemper walaupun ini salah.Saya pastikan setelah tanggal 17 April 2019 apapun kondisinya pembangunan gedung selesai,” jelas Rektor.

Namun kenyataan fakta dilapangan menurut Ketua LSM KPKL Hermansyah nilai volume pembangunan saat ini hanya 60 persen.Kejanggalan terbukti pembayaran hingga telah dibayarkan mencapai 80 persen dari perhitungan atap gedung belum terpasang sesuai pernyataan wakil rektor II.Dalam hal ini Ketua LSM KPKL Hermansyah secara resmi akan surat pernyataan meminta bukti data pembayaran tersebut.

 

 

Tim

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *