Wakil Bupati Nunukan : Anggota Dewan jangan jadi tukang protes

  • Whatsapp
Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad SE.,MT,

MITRAPOL.com, Nunukan kaltara – Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad SE.,MT, menanggapi sejumlah catatan dan rekomendasi dari DPRD Nunukan kepada Pemerintah Daerah Nunukan terkait LKPJ dan monitoring proyek tahun anggaran 2018 serta temuan dilapangan adanya sejumlah kegiatan yang belum tuntas.

Saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (10/04/2019) kepada mitrapol Faridil Murad yang juga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan mengatakan, terima kasih atas Rekomendasi dan kritikannya, namun menanggapi Rekomendasi tersebut, perlu anggota Dewan ketahui bahwa tidak semua anggaran itu tuntas pelaksanaanya, ada sejumlah program kegiatan yang dua tahun anggarannya bahkan ada yang 3 kali anggaran.

Dijelaskan Faridil Murad, salah satu contoh, ada 3 pembangunan kantor Camat Krayan yang dibangun setengah tahun anggaran 2017 hingga 2018, itu semua belum tuntas anggarannya, sehingga ke 3 kantor Camat tersebut dikerjakan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.

Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad SE.,MT, saat diwawancarai reporter mitrapol.com Yusuf Palimbongan

Lanjud Faridil Murad, bahwa DPRD jangan jadi tukang Protes saja, anggota Dewan itu tahu jumlah Proyek yang diprogramkan oleh Pemerintah, Dewan itu tahu bahwa proyek sekian anggarannya dan Dewan itu tau dibayar atau belum dia yang sahkan anggaran.

Anggota Dewan juga tahu itu proyek siapa, dan Dewan itu tahu kalau proyek itu sudah dibayar atau belum, saya siap beragumentasi.

Saya menghimbau kepada Kepala Pekerjaan Umum, khusus kontraktor yang sudah di Blacklist jangan diikut kan dalam lelang ganti dengan yang lain, perusahaan yang sudah gagal tidak dibenarkan ikut lelang karena sudah cacat, cacat perusahaanya, cacat juga kontraktornya.

“Kontraktor yang sudah di Blacklist haram diikutkan dalam Pelelangan/ tender, Kepala Dinas jangan coba-coba bermain api, api itu panas.” ujar Faridil Murad.

Faridil Murad menghimbau agar tahun anggaran 2019 semua kegiatan fisik harus dituntaskan kalau perlu kontraktor kerja sampai malam, konsultan harus mengawasi secara ketat agar kwalitas proyek itu bermutu.

“Saya minta agar masyarakat turut mengawasi setiap proyek yang sedang berjalan, sehingga proyek itu selesai dan kontraktor tidak melakukan manipulasi.” Pungkas Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad SE.,MT.

 

 

Yuspal

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *