Diduga kampanye hitam di Facebook, Camat di Aceh Selatan sebut akunnya diretas 

oleh -37 views
Camat Kota Bahagia Teuku Muhassibi

MITRAPOL.com, Tapaktuan – Usai status di akun facebook Hasbi Debus dan Teuku Muhassibi di kecam LP-KPK Aceh Selatan atas dugaan kampanye hitam, Camat Kota Bahagia Teuku Muhassibi sebagai pemilik akun buka suara dan mengaku jika media sosialnya sudah diretas.

Menurutnya sejak awal Januari 2019, akun facebooknya sudah dihack atau diretas oleh seseorang dan perihal tersebut juga sudah pernah ditanyakan pihak kepolisan.

“Secara resmi itu betul akun saya tapi sejak Januari tahun 2019 akun itu sudah aneh,banyak isinya yang terhapus dan ada updatenya bukan dari saya, hal ini pernah juga dipertanyakan kepolisian, tapi saya sudah jelaskan bahwa akun facebook dan Youtube saya dibajak orang,” terangnya kepada Mitrapol, Senin (15/4/2019).

Selain itu dia mengatakan bahwa telepon selularnya juga disadap, bahkan terkait akun facebook dan youtube sudah beberapa kali dibajak orang, sehingga karena keperluan usaha dan pekerjaan dirinya terpaksa membuat akun baru facebooknya dengan nama dan profil yang sama.

“Kini HP saya disadap, Alhamdulillahnya youtube saya bisa aktif kembali, FB tersebut memang sudah beberapa kali disadap orang,dan akun tersebut pernah saya tinggalkan dan saya buat fb yg baru dgn nama yang sama, icon FB tetap saya pakai yang sama karena ini ada hubungan dengan usaha saya,” sebutnya.

Ia belum dapat memastikan siapa yang telah meretas dan menggunakan akun facebooknya itu, namun dia menyesalkan atas kecerobohannya tersebut sebab dirinya pernah menjual handphonenya tanpa terlebih dahulu memformat aplikasi dan akun media sosial.

“Ini kecerobohan, karena saya sebagi youtuber suka buat video jadi saya butuh hp yang bagus, jika hp sudah lelet dan cepat panas biasanya saya jual dan ada juga yang saya hibahkan tapi akun dalam hp tidak saya format terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa akun facebooknya merupakan akun tunggal, artinya di hp istri dan anak anaknya fb tersebut juga aktif agar dapat membangun rasa percaya dan sosial control.

“Tapi wallahualam, yang jelas fb ini sudah diretas dan menimbulkan masalah, saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tersakiti karena nya dan sejauh ini tidak ada status yang menyingung siapa pun,” tutupnya. (Saf/ RI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *