Terduga pelaku pembuang mayat dalam karung ditangkap Polisi

oleh -129 views

MITRAPOL.com, Pandeglang – Polisi menangkap dua orang diduga pelaku pembuang mayat yang ditemukan warga di pesisir pantai Pagelaran dan sungai di wilayah Panimbang Kabupaten Pandeglang beberapa hari yang lalu.

Pelaku berinisial B dan S , ditangkap di lokasi yang berbeda, berinisial B ditangkap di wilayah Anyer, Banten, sedangkan berinisial S ditangkap di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolres Pandeglang Akbp Indra Lutrianto mengatakan terhadap beberapa awak media, “Keduan Orang tersebut diduga turut membantu dalam kasus ini, Kedua tersangka berperan sebagai pembuang mayat, Minggu (14/4/2019).

Dari pengakuan tersangka, keduanya dijanjikan imbalan terhadap pelaku pembunuhan jika bersedia membuang para korban. B dan S membawa mayat korban yang terbungkus sebuah karung ke tengah laut.

“Pelaku diminta membuang mayat di sekitar pesisir Pandeglang. Dengan menggunakan sebuah spedboat, pelaku kemudian membuangnya ditengah laut,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi menambahkan, kedua pelaku yang turut membantu dalam aksi pembunuhan mayat dalam karung tersebut di tangkap satuan jajaran Satreskrim Polres Pandeglang dan Ditreskrimum Polda Banten.

“Polisi akhirnya melakukan pengembangan dari keterangan saksi saksi dan bukti petunjuk di TKP yang didapat dan akhirnya diduga pelaku pembuang mayat berinisial B dan A lalu 4 Orang tersangka lainnya masih dalam upaya pengejeran (DPO),” jelasnya.

Dua korban pembunuhan yang ditemukan warga dalam sebuah karung, bernama Asep Hidayat asal dari Lebak.

Menurut keterangan yang diungkapkan Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi, kasus tersebut merupakan sebuah pembunuhan berencana. Kedua Korban memilki kapal dan para pelaku sempat cekcok memperebutkannya hinga berakhir tewasnya korban. Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan acaman hukuman seumur hidup.

“Dugaan sementara motifnya keinginan pelaku ingin menguasai kapal dan barang-barang lainnya milik korban. Dua pelaku yang tertangkap, sebelumnya di imingi-imingi bagi keuntungan hasil dari kapal yang hendak mereka jual,” tutup Edy Sumardi.

 

 

Muklis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *