Gus Nuril angkat bicara soal perhitungan suara dan rencana syukuran kemenangan dari Paslon 02

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Perhitungan suara versi Quick Count sudah hampir 99% suara yang masuk dan sudah terlihat jelas bahwa paslon capres cawapres 01 Jokowi – Amin menang hampir 10% selisih kememangan dibandingkan paslon capres cawapres 02

Namun untuk perhitungan Rill Count dari KPU belum diumumkan dan masih sedang dalam proses perhitungan, berdasarkan informasi bahwa akan ada wacana syukuran kemenangan dari kubu capres cawapres paslon 02, yang akan dilaksanakan di monas.

Dalam kesempatan ini Gus Nuril yang ditemui pada acara syukuran dan pengajian dikediamannya pada Kamis malam (18/04/2019) bertempat di Jalan Sodong Utara 5 No 18.

Gus Nuril Menanggapai, “Pilpres tahun ini sangat mengharu biru, dan menggetarkan hati, penuh dengan perasaan, menguras dan juga menyerap energy bangsa. Kita harus tahu bahwa dalam festival ada yang menang dan juga ada yang kalah, bahwa setiap juara dan kontestan kemudian merasa optimis menang, seperti yang dikemukakan oleh kubunya Prabowo itu wajar dan kubunya jokowi merasa menang itu juga wajar, karena setiap perjuangan yang di yakini sebagai satu gerak roh untuk membawa derajat bangsa yang besar pasti harus di awali oleh optimisme itu, hanya saja kita harus tunduk pada “rull of the game” dan itu ditentukan oleh rill count meskipun sebenar nya dari kebiasaan Quick Count kita bisa meraba kira-kira siapa yang menang, tapi bagi saya yang menang Prabowo atau Jokowi sama saja, kami yakin dua orang ini adalah pemimpin pemimpin yang baik.”

Menambahkan, “Menanggapi rencana aksi 212 Kami sudah siap semua, bangsa ini sudah siap dan tidak ada ceritanya bangsa Indonesia takut, atau patriot-patriot Indonesia ini takut berdarah-darah, gak ada takutnya, justru kalo diplomasi bangsa Indonesia ini pasti kalah tapi kalo perang pasti menang.

Hanya masalahnya ini adalah domennya Polisi dan ini juga domen TNI dan biarkan KPU berjalan, proses berjalan kita tunggu degan penuh kesabaran, kalau memang taat hukum jangan segaja memasukan atau mengintrodusir parleman jalanan, ini namanya gerak mundur, jadi kita ikuti gerak ini makanya disatukan antara pilihan parlemen atau dapat kemudian eksekutif dan yudikatifnya saya harap juga mulai bergerak jangn sampai yudikatif cuma menjadi macan ompong,

Dalam acara syukuran serta pengajian dikediaman Gus Nuril turut hadir ketua umum dari Relawan GJI (Gerakan Jaga Indonesia) Boedi Djarot.

Boedi Djarot menambahkan, “Didalam pilpres kali ini itu tangan Tuhan ikut bekerja, kemudian rakyat memutuskan dengan putusan yang terbaik jadi saya minta tolong rendahkan hati kita serendah rendah nya di dua kebenaran ini jadi jangan ada yang merasa tersakitai.”

“Boleh saja dia mengklaim apapun, tetapi jangan berdusta jangan saling menghianati diantara kita, jadi sorang pemimpin dilihat dari trak rekordnya, kejujuran itu yang awal, maka dalam kepemimpinan Islam apa lagi yang mengaku didukung oleh Islam maka yang pertama adalah kejujuran, kemudian amanah dan kemudian menyampaikan meredam, siapa pun yang menang harus sama-sama dan tetakhir fatonah.” Tutup Gus Nuril.

 

 

BS

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *