Tidak bisa menunjukkan izin, pekerjaan galian kabel XL dihentikan

oleh -55 views
Pengurukan bekas galian yang asal-asalan

MITRAPOL.com, Pandeglang – Pekerjaan galian kabel XL di Jalan Raya Labuan Carita menuai masalah, lubang galian yang dibiarkan oleh para pekerja dikeluhkan warga sekitar. Selain membahayakan pengguna jalan, galian itu juga membahayakan bagi pengendara sepeda motor yang melintas.

Selain pengerjaan yang asal jadi, menurut masyarakat setempat pekerjaan tersebut tidak memiliki izin dari isntansi terkait.

Loading...

Berdasarkan laporan masyarakat terkait galian kabel XL, yang diduga tidak memiliki izin ini, Kepala Trantib Kecamatan Carita Agus melakukan tindakan tegas, sesuai dengan tupoksinya sebagai Pol PP dengan memberhetikan sementara pekerjaan galian tersebut. Kamis (18/4/19).

Dilokasi galian Agus menerangkan bahwa, untuk sementara pekerjaan ini harus hentikan sementara sampai pihak XL atau yang pihak penanggungjawab pekerjaan galian ini bisa menunjukkan perijinan galianya baik dari pusat, desa dan kecamatan setempat.

Kepala Trantib Kecamatan Carita Agus saat mempertanyakan perijinan galian kepada kepala pekerja di lapangan Adoh

Agus menjelaskan, “saya sebelumnya sudah konfirmasi kepada Adoh selaku penanggujawab pekerjaan ini melalui selulernya untuk mempertanayakan ijin ataupun plang pemberitahuan adanya galain untuk pemasangan kabel XL ini.”

Sementara dilokasi yang sama, Kepala pekerjaan, Adoh kepada mitrapol menyaatakan bahwa dirinya tidak bisa menunjukkan surat perijinan karena dia hanya sebagai kepala pekerja saja.

“Untuk perijinan seperti itu bukan urusan saya, itu semuanya bagian pak Ari,” paparnya

“Yah, kalo memang harus diberhentikan yang silahkan, karena saya tidak memegang perijinanya untuk galian ini.” Tambah Adoh

Ketua DPD LSM GEMPITA M. Yaya yang ada dilokasi saat perberhentian pekerjaan galian ini membenarkan tindakan dari Kepala Trantib Kec. Carita.

“Saya tidak menyalahkan kepala trantib Carita atas pemberhitian atas pekerjaan galian XL ini, bahkan saya mendukung, dikarenakan diduga pekerjaan ini tidak memiliki ijin dan pekerjaannya bisa membahayakan masyarakat.” Paparnya.

Seharusnya sebelum mengerjakan dimulai haris mengangongi ijin dulu, dan jangan sampai pekerjaan ini membahayakan pejalan kaki dan kendaraan yang melintas. Pungkas M Yaya.

Sampai pemberitaan ini ditayangksn “Pak Ari” penanggung jawab pekerjaan galian XL ini atas ijin tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi terkait masalah ini, bahkan SMS dan Whatshapp pun tidak dibalas.

 

 

Royen Siregar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *