BBPOM Banda Aceh gelar advokasi kelembagaan desa dalam rangka GKPD

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh –  BBPOM di Banda Aceh menyelenggarakan Advokasi kelembagaan desa dalam rangka gerakan keamanan pangan desa (GKPD) bertempat di Aula Mata Ie Resort Kota Sabang, Senin (22/4/2019).

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli pemerintahan hukum dan politik Kota Sabang Bapak Muslimahyuddin.

Dalam Sambutannya beliau menyampaikan apresiasi kepada BBPOM Di Banda Aceh karena melakukan kegiatan keamanan pangan desa di Kota Sabang, karena desa merupakan kumpulan lapisan masyarakat yang rawan terpapar oleh bahan berbahaya dalam pangan, sehingga perlu upaya untuk memberdayakan pengetahuan berbasis komunitas di desa dan membentuk Kader Keamanan Pangan Desa.

Kepala BBPOM Banda Aceh Zulkifli, menyampaikan materi mengenai Gerakan keamanan pangan desa untuk mewujudkan keamanan pangan di desa secara mandiri, dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa desa yang diintervensi tahun 2019 yaitu meliputi Desa Kuta Ateuh, Desa Iboh, dan Desa Cot Bak’u dan target GKPD meliputi Ibu PKK/Ibu Rumah Tangga, Anak sekolah, Pramuka, Ritel / toko / koperasi desa, Wisata Kuliner, Kelompok Pemuda, IRTP, PKL, dan Pasar Desa. BBPOM akan tetap melakukan Pengawalan keamanan pangan desa, Beliau juga menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan GKPD.

Setelah kegiatan tersebut di atas, maka esok harinya akan dilanjutkan Bimtek pada Kader dan pendamping desa yang diharapkan nantinya bisa melatih komunitas di desanya.

Sedangkan materi mengenai Gampong sehat disampaikan oleh Kasie Promosi Kesehatan Kota Sabang Bapak Mursalin, beliau menyampaikan Gampong sehat adalah suatu gerakan untuk menciptakan atau mewujudkan sebuah desa dengan kondisi masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan termasuk gizi, mampu menerapkan pola budaya hidup sehat dan bersih jasmani rohani dan semoga kedepannya Gampong sehat bisa menjadi desa pangan aman.

“Tujuan dari kegiatan advokasi ini selain memperkenalkan program keamanan pangan desa diharapkan rekomendasi yang disepakati oleh lintas sektor yang hadir dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Zulkifli.

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *