Bayi berusia 2,6 tahun ini butuh uluran tangan donatur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Siantar – Nasib Yohanes Marcello sungguh memprihatinkan. Bayi berusia 2, 6 tahun anak dari Lambok Hutabarat-Christina Agustina Situmeang ini dalam kondisi sakit. Sayangnya, kondisi perekonomian sang orangtua membuat Yohanes tidak mendapat pengobatan yang memadai.

Yohanes Marcello sempat dibawa pulang ke rumah orangtuanya selama empat hari setelah salah satu rumah sakit di Medan menolak karena orangtuanya tidak dapat membayar biaya yang diminta pihak rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Pihak rumah sakit meminta pembayaran dana awal yang sangat besar jumlahnya untuk biaya perobatan anaknya maka orangtua Yohanes Marcello memutuskan untuk membawa Yohanes pulang ke rumahnya.

Menurut keterangan orangtua Yohanes mengatakan bahwa sejauh ini kondisi kesehatan anaknya masih mengkuatirkan.

Beliau menjelaskan tentang kronologis peristiwa yang menimpa anaknya Yohanes terjadi pada hari Kamis (11/04/2019 ).

Berawal dari anaknya sedang bermain panjatan sebuah pagar besi bersama teman sebayanya sembari mengguncang pagar tersebut. Namun tanpa disadari Yohanes, dari atasnya ada pagar  besi jatuh tepat menimpa tubuhnya.

Akibat dari kecelakaan itu, menimbulkan luka retak di bagian kepala depan atau jidat dan tulang belakang kepala Yohanes. Demikian juga bagian dada terlihat mengalami luka.

Diduga pagar besi yg menimpa bocah ini ambruk akibat dipanjat dan didorong sekencangnya oleh Yohanes bersama temannya sehingga ambruk jatuh dan menimpa diri Yohanes.

Ketika Yohannes menjerit kesakitan warga yang mendengarnyapun langsung lari berusaha menolongnya.

Pertolongan pertama dilakukan dengan melarikan ke Rumah Sakit Tentara, namun pihak rumah sakit Tentara merujuk Yohanes untuk berobat ke rumah sakit di Medan.

Sehingga Yohanes dibawa ke rumah sakit rujukan yang ditujukan ke Medan.

Namun sesampainya disana, pihak rumah sakit tidak menerima si Yohanes karena orangtuanya tidak ada uang untuk pembayaran dana awal yang menurut mereka jumlahnya sangat besar.

“Kami bingung harus berbuat apa. Karena mereka tidak punya uang dan belum terdaftar di BPJS,” ujar orang tua Yoahnes.

Saat ini, Yohanes telah dirawat di Rumah Sakit Vita Insani di ruang 525 lantai II.

Dikatakan, kalaupun Yohanes dapat diterima sebagi pasien rumah sakit tersebut, karena pihak rumah sakit bisa dibujuk orangtuanya untuk beroleh perawatan tanpa menggelontorkan dana awal.

Meskipun demikian masalah dan kondisi ini tetap membebani pikiran karena pihak rumah sakit tetap menagih biaya yang selama ini berada di dalam penanganan medis. Terlebih nanti saat saat keluar rumah sakit. Walau berada di rumah sakit, kondisi anaknya tak kunjung membaik. Malah terakhir ini muntah-muntah.

“Saat ini Kami sangat mengharapkan bantuan dari siapapun agar anak kami ini bisa sembuh total. Kami bingung sekarang,” ucapnya dengan sedih.

Mohon bantuan dan uluran tangan para dermawan” kata pinta orangtua Yohanes Marcello yang berdomisili di Suka Mulia, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun.

Besar harapannya jika ada donatur agar dapat menghubungi mereka. (Marihot Sirait)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *