Pemkot Pematangsiantar terima kunjungan peserta Diklatpim IV Gayo Lues

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pematangsiantar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar terima kunjungan Diklatpim IV Angkatan III Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Senin (22/4/2019).

Dalam kunjungan tersebut, empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dihunjuk sebagai lokasi khusus (lokus) terkait kunjungan peserta Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) IV Angkatan III Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Keempat OPD tersebut yakni Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kecamatan Siantar Martoba.

Bacaan Lainnya

Peserta Diklatpim disambut tarian tradisional Simalungun, Tortor Somba saat tiba dan diterima Wakil Walikota Pematangsiantar Togar Sitorus SE MM dan Sekretaris Daerah Budi Utari Siregar AP, di ruang data Balaikota Pematangsiantar.

Peserta Diklatpim ada 40 orang. Mereka didampingi Sekretaris Daerah Gayo Lues H Thalib SSos MAP dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sartika Mayasari SSTP MA.

Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Walikota Togar Sitorus mengucapkan selamat datang kepada peserta Diklatpim di Kota Pematangsiantar dengan motto Sapangambei Manoktok Hitei dan salah satu kota di indonesia dengan kerukunan umat beragama terbaik (the most tolerance city).

Disebutkan, saat ini tuntutan masyarakat atas penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, bersih, adil, transparan, dan akuntabel, harus disikapi serius dan responsif. Karena itu, penyelenggara negara harus memiliki komitmen bersama untuk menegakkan tata pemerintahan yang baik dan bersih (good governance dan clean government). Diharapkan dengan adanya komitmen bersama, maka kinerja atas penyelenggaraan pemerintahan di semua bidang dan semua program semakin baik.

Terkait tujuan benchmarking dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues , maka Pemko Pematangsiantar menghunjuk empat organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai lokasi khusus (lokus). Keempat OPD tersebut yaitu Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kecamatan Siantar Martoba.

Selanjutnya, dipaparkan secara singkat tentang program-program pembangunan dan inovasi yang ada di Kota Pematangsiantar. Misalnya, di bidang pengelolaan keuangan daerah, awal tahun ini Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) memberikan penghargaan kepada Pemko Pematangsiantar sebagai salah satu dari tiga kabupaten/kota yang berhasil melakukan perubahan dan inovasi melalui kebijakan penjenjangan tarif pajak daerah yang dipungut dengan metode perhitungan self assessment.

Kemudian di bidang kesehatan, Dinkes Pematangsiantar baru saja merintis sistem pendaftaran pasien online (si-papa online), sistem informasi kesehatan ibu dan anak e, dan untuk mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sedangkan di bidang perizinan, DPMPTSP Kota Pematangsiantar berpedoman kepada Peraturan Pemerintah (PP) No 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan dan berusaha terintegrasi secara elektronik dengan OSS (online single submission) dibantu aplikasi mandiri simpadu (sistem informasi manajemen pelayanan terpadu).

Kemudian, salah satu kecamatan yaitu Kecamatan Siantar Martoba menjadi kecamatan terbaik di Kota Pematangsiantar dalam peningkatan pelayanan terpadu dari segi administrasi pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam melaksanakan pembangunan di semua bidang membutuhkan masukan dan saran, termasuk dari saudara-saudara peserta benchmarking. Sehingga program pembangunan akan semakin sempurna dan lebih tepat sasaran untuk mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Mantap, Maju, dan Jaya,” katanya.

Sebelumnya, Sekda Gayo Lues Thalib menjelaskan alasan dipilihnya Kota Pematangsiantar sebagai lokasi khusus (lokus) peserta Dikaltpim. Katanya, Kota Pematangsiantar merupakan kota kedua terbesar di Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, Kota Pematangsiantar dalam menjalankan pelayanan publik kepada masyarakat sangat baik.

“Pemerintahnya juga sudah memiliki prestasi, baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” kata Thalib.

Dalam kesempatan tersebut, Thalib mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar yang sudah bersedia menerima dan memberikan materi serta motivasi kepada seluruh peserta Diklatpim. (Marihot Sirait)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *