Gagal jadi anggota dewan, oknum caleg tutup jalan poros desa

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Sebuah jalan poros desa penghubung kampung Cisedang menuju Kampung Cileketan Desa Margaluyu Kecamatan Sajira kabupaten Lebak provinsi Banten tiba-tiba ditutup. Belum diketahui pasti apa penyebab jalan itu ditutup.

Dugaan sementara, jalan ditutup oleh salah seorang oknum calon legislatif (caleg) yang perolehan suaranya tidak memuaskan pada pileg 2019 in.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga yang enggan disebutkan disebut namanya membenarkan terjadinya penutupan jalan poros penghubung kampung di desanya dilakukan oleh oknum Caleg yang diduga gagal maju sebagai anggota dewan  akibat perolehan suaranya yang minim.

“Aktifitas kami selaku warga yang dipelosok terhenti, akibat jalan satu-satunya sebagai urat nadi kami ditutup, oleh Caleg,”ungkap warga tersebut kepada Mitrapol, Selasa (23/4/2019).

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa penutupan jalan karena oknum Caleg itu mengklaim bahwa jalan tersebut berada di atas tanah milik orang tuanya yang berprofesi sebagai guru PNS di salah satu SD di kecamatan Sajira, sehingga dirinya beserta keluarganya berhak untuk menutup jalan tersebut.

Padahal menurutnya sebagian area desa Margaluyu berada diatas tanah negara, “Sehingga kami selaku warga masyarakat merasa kebingungan atas adanya kejadian tersebut,” pungkasnya.

Sementara, Yahya PLT Kepala Desa Margaluyu kecamatan Sajira saat dikofirmasi mengakui adanya insiden penutupan jalan poros tersebut oleh oknum Caleg asal desa Maraya, dan saat ini berkat kerjasama semua pihak baik dari TNI, Polri, Ormas LMPI, tokoh Masyarakat penutupan jalan tersebut telah dibuka kembali.

Adapun status jalan poros tersebut Yahya menerangkan bahwa pada tahun 2001 lalu telah dimasukan pada peta desa dan mini statusnya merupakan jalan desa. (A4N)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *