Penjemputan surat suara di Distrik Piyaiye dihalangi wakil Bupati Dogiyai

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jayapuyra – Ketua KPU Dogiai Andreas Gobay mengatakan surat suara pemilu dari Distrik Piyaiye dirampas warga setempat sesaat hendak dibawa ke Moanamani, ibu kota Kabupaten Dogiyai untuk direkap.

“Bahkan selain merampas surat suara dari tangan petugas, warga juga menendang petugas saat berusaha mengambil kotak suara sesaat sebelum kembali ke ibukota kabupaten,” kata Gobay kepada Mitrapol di Jayapura, Senin. (23/4).

Dia menjelaskan insiden tersebut terjadi Minggu (21/4) saat menjemput surat suara beserta petugas baik dari KPU maupun Panwas yang bertugas di Distrik Piaiye, namun sesaat hendak dinaikkan ke dalam helikopter massa merebut dan membawa kesamping Helikopter.

“Saya sempat turun untuk mengambil kembali namun tiba-tiba ditendang dari belakang dan kotak suaranya dibawa lari,” kata Gobay melalui via sms selularnya, seraya menambahkan, rombongan kembali ke Moanamani tanpa membawa hasil rekapitulasi tingkat distrik.

Gobay juga mengatakan melalui sms nya bahwa wakil bupati kabupaten Dogiyai menggagalkan penjemputan logistik di Distrik Piaiye, dengan cara melarang helikopter yang KPU sudah carter untuk menjemput petugas kami dan logistik,

KPU kabupaten Dogiyai melakukan penjemputan logistik di Distrik Piyaiye salah satu distrik terjauh dari Kabupaten Dogiyai, ternyata di gagalkan oleh Wakil Bupati Dogiyai.

Heli yang kami sewah (KPU carter) untuk menjemput logistik pemilu 2019 digagalkan oleh Wakil Bupati kabupaten Dogiyai dan para pendukung Calegnya serta keluarga dari wakil Bupati. Saat saya Ketua KPU, memimpin menjemput logistik Pemilu, logistik dirampas dan dipukul terhadap saya Ketua KPU kabupaten Dogiyai oleh adik adik Wakil Bupati Dogiyai.

“Sehingga Sampai saat ini Logistik Pemilu, Anggota KPU Sebastian Tebai, PPD, PANDIS masih di Piyaiye. Helikopter yang kami pakai akibat dari Wakil Bupati tidak mau menjemput logistik pemilu dan penumpang disana Terimakasih,” ucap Andreas.

Insiden yang dialami sudah dilaporkan secara lisan ke polisi dan rencananya hari ini, Senin (22/4) akan dilaporkan secara resmi, kata Andreas Gobay.

DPT di Kabupaten Dogiyai tercatat sebanyak 91.773 pemilih yang memilih di 10 distrik di 348 TPS.

 

 

Adi Manopo

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *