DPRD setuju usulan perubahan nama Kabupaten Tobasamosir

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tobasa – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Tobasamosir melakukan Rapat paripurna dalam rangka persetujuan usulan perubahan nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba, di Gedung DPRD, Jl. Sutomo Balige, Selasa (23/4/2019).

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Boyke Pasaribu, menyampaikan aspirasi perubahan nama yang diusulkan dari berbagai pihak untuk mewujudkan Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba mendapat tanggapan positip dari 7 fraksi DPRD Tobasa yakni Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi NasDem, Fraksi Golkar, Fraksi Hanura, Fraksi PKPI, Fraksi Perjuangan dan Fraksi  Kebangkitan Bangsa.

Bacaan Lainnya

Guna menghindari kesalahan dalam penyebutan nama kabupaten dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, DPRD Kabupaten Tobasamosir akhirnya memutuskan, menetapkan dan menyetujui usulan perubahan nama tanpa merubah luas kabupaten yang sudah ada.

Ketua DPRD Tobasamosir Boyke Pasaribu dalam sambutanya mengatakan , kabupaten Tobasamosir sudah 20 tahun dimekarkan dari kabupaten induk yakni kabupaten Tapanuli Utara yang mencakup wilayah Toba dan pulau Samosir sekitarnya. Seiring perkembangan dan perjalanan waktu, wilayah Samosir membentuk kabupaten tersendiri yakni kabupaten Samosir, namun sejak memisahkan diri kabupaten tobasamosir yang mencakup wilayah toba tetap menggunakan nama kabupaten Tobasamosir.

“Dalam hal perubahan nama kabupaten toba, unsur persyaratan yang harus dilengkapi sudah terpenuhi melalui berbagai tahapan guna perwujudan kabupaten toba, dengan harapan masyarakat bersama pemerintah kabupaten tetap bahu membahu dalam pembangunan kabupaten tercinta ini” ujar Boyke.

Bupati Tobasamosir Ir.Darwin Siagian menyampaikan terimakasih kepada semua pihak dan secara khusus kepada Ketua dprd dan anggota serta masyarakat, sehingga perubahan nama kabupaten tobasamosir menjadi kabupaten toba dapat disetujui dan bisa terwujud nantinya.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati Darwin, bahwa Toba Holbung yang saat ini merupakan bagian dari kabupaten Toba Samosir dan tentunya didiami oleh suku Batak Toba yakni suku Toba Holbung dan biasa disebut dengan Toba saja.

Kemiripan nama Samosir dengan Toba Samosir, disebutkan, sering menjadi permasalahan oleh berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung, bahkan kemiripan nama tersebut mengakibatkan pemerintah pusat cenderung tidak bisa membedakan keduanya sehingga dapat merugikan kedua belah pihak, terutama kabupaten Toba Samosir.

Hadir dalam sidang paripurna tersebut Bupati tobasamosir Ir.darwin siagian, wakil bupati Ir.Hulman sitorus, forkopimda tobasa, plt.sekdakab Harapan napitupulu, para pimpinan OPD, dan camat. (Abdi S) 

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *