Lahan tanah mati akan disulap menjadi lahan penghijauan dan pondok pesantren

  • Whatsapp
Pengurus Ponpes Al-Barokah Gunung Jati

MITRAPOL.com, Cirebon – Hektaran lahan tanah mati di wilayah Argasunya Kelurahan Harjamukti kota Cirebon mati akibat galian C. Tanah ini akan disulap menjadi lahan penghijauan dan pondok pesantren.

Lahan tanah mati ini sekarang keadaannya mulai membaik, sejumlah alat berat mulai melakukan perataan tanah dan tebing, sejumlah pohon hijau sudah mualai ditanam, disamping menjadi lahan penghijauan di lokasi inipun telah di bangun pondok pesantren untuk menggali ilmu agama.

Pembangunan pondok pesantren Allbarokah Gunungjati menurut H Ibad selaku pungurus, sudah mencapai 70%, dana pembangunan pondok pesantren ini bersumber dari memanfaatan material limbah pemerataan lahan tanah, seperti pasir dan tanah, lalu dana tesebut di kelola untuk pembangunan pondok pesantren ini.

Diharapkan warga sekitar mendukung dengan proses pembangunan pondok pesantren ini, karena tujuan didirikan pondok ini bukan untuk kepentingan pribadi namun untuk publik.

Sodikin selaku kordinator lapangan menambahkan, bukan hanya di butuhkan dukungan dari warga sekitar, namun perlunya dukungan dari semua pihak, seperti elemen pemerintahan Kota Cirebon, harus mendukung pelaksanaan perbaikan lahan dan pembangunan pondok pesantren ini, agar tercipta keberhasilan dan turwujudnya pembangunan pondok pesantren dengan tuntas.

 

 

Dede. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *