Relawan Bravo5 yakin paslon 01 memenangkan perolehan suara Rill Count

by -23 views
Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi

MITRAPOL.com, Jakarta – Relawan Bravo5 pendukung Paslon 01 Jokowi – Maruf Amin yang di Ketuai Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengaku sangat yakin bahwa Prabowo Subianto bukanlah penggerak people power seperti yang dipercaya oleh para pendukungnya, beliau memang seorang patriotik dan nasionalis.

Adapun istilah people power muncul dari pihak ketiga, dimana diindikasikan aďanya penumpang gelap di kubu Prabowo yang membawa idealisme pada paham radikal yang dapat merusak NKRI. Penumpang gelap ini sudah terang-terangan mengatakan tidak membutuhkan Prabowo.

Pada wawancara setelah acara bravo5 yang diselenggarakan di posko Bravo5 di Jalan Maluku, Menteng, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Fachrul Razi mengatakan,”Bravo-5 tidak berprasangka bahwa bapak Prabowo sebagai penggerak people power karena dia berkali-kali mengatakan bahwa dirinya patriot. Seorang patriot pasti tidak akan merusak negaranya sendiri.”

Lanjut Fachruzi,”Kan beberapa tokoh provokatornya sudah menjual bualan di WA-WA bahwa mereka tidak butuh Prabowo, yang dibutuhkannya hanyalah menegakkan idealismenya sendiri.”

“Saya juga meminta para anggota pemuda Bravo-5 dan seluruh organisasi pemuda yang bergabung di Bravo-5, untuk menahan diri. Boleh militan, tapi bukan militan untuk berbenturan fisik dengan sesama komponen bangsa, militan untuk konstruktif, bantu aparat keamanan untuk mengamankan situasi,” Fachruzi menambahkan

Ketua Umum Bravo-5 ini juga menyingung prihal tentang Perhitungan cepat (Quick Count), pihaknya yakin Paslon 01 Jokowi – Ma’ruf Amin dipastikan menang Pilpres 2019. Dimana hasil dari pada beberapa lembaga survei pada sistem hitung cepat menunjukkan Jokowi-Ma’ruf menang atas Prabowo-Sandiaga.

Menurut Fachrul, quick count bukan survei yang didasarkan pada asumsi yang hasilnya bisa meleset jauh. Quick count, kata Fachrul, adalah hitung cepat dengan metode ilmiah yang dilakukan berdasarkan data riil dari lapangan.

“Karenanya, peluang kesalahannya sangat kecil sekitar 0,1 sampai 0,2 persen. Tidak pernah lebih besar dari itu. Ratusan kali quick count yang dilakukan lembaga survei kredibel di Indonesia baik untuk pilkada dan pemilu nasional tidak pernah jauh dari itu,” tandas Fachruzi

Fachrul meminta pendukung dan simpatisan Prabowo tidak perlu khawatir dengan pernyataan yang menakut-nakuti dan menyesatkan terkait hasil Pilpres 2019. Dia menginstruksikan semua jajaran Bravo-5 pendukung Jokowi-Ma’ruf untuk meningkatkan kewaspadaan serta ikut mengamankan penghitungan suara yang sudah unggul, baik di tingkat kecamatan, kabupaten/kota maupun provinsi.

 

 

BS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *