Tak mau menanggung malu karena hamil, mahasiswi nekat lakukan aborsi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Hubungan percintaan antara S (24) dan DV (18) harus berakhir setelah pasangan kekasih ini melakukan aborsi, Minggu (21/4/2019) pukul 02.30 WIB.

Kedua pasangan ini diketahui masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu Universitas ternama di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Bacaan Lainnya

Akibat perbuatannya tersebut, pasangan mahasiswa dan mahasisiwi ini terancam hukuman penjara selama 10 tahun.

Hal ini disampaikan langsung Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar saat pers release di loby Mapolres setempat, Rabu (24/4/2019) siang.

“Menurut pengakuan kedua tersangka, sebelumnya direncanakan sejak usia kehamilan memasuki enam bulan,” imbuh Kapolres.

DV dan S mengaku, hubungan asmara yang dijalani sudah sejak bulan September tahun 2018 lalu mereka melangsungkan hubungan layaknya suami istri di sebuah kamar Kos yang disewanya daerah Yos Soedarso lll Kost Graceria Mega pintu nomor 4 Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah.

DV juga terpaksa melakukan aborsi karena takut dan malu ketahuan ibunya dan sekarang ibunya sudah mengetahui semua.

“Janin yang digugurkan telah dimakamkan dan dibawa pulang ke Kapuas, ini semua permintaan ibu karena cucunya sendiri,” jelas DV dengan nada sedih.

Pasangan kekasih ini dikenakan pasal 77A ayat (1) Undang-undang RI nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun,” tutupnya. (Abimanyu/Tedy)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *