Ketua KPU Sumsel apresiasi dukungan dari Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi 

oleh -13 views

MITRAPOL.com, Sumsel – Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi (GMK-Demokrasi) menggelar aksi damai di Monpera dan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (25/4/2019).

Aksi damai berlangsung kondusif, aman, tertib, dan lancar. Diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai universitas di kota Palembang, diantaranya Universitas Sriwijaya, UIN Raden Fatah, Universitas Tridinanti, Universitas Bina Darma, dan Universitas IBA.

Loading...

Rudianto Widodo, Koordinator lapangan aksi damai, mengungkapkan bahwa melalui aksi damai ini, pihaknya mengajak seluruh mahasiswa dan elemen masyarakat untuk selalu percaya kepada pihak penyelenggara pasca Pemilu 17 April lalu.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas pasca Pemilu 17 April lalu,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rudianto, pihaknya menginginkan agar masyarakat terus mengawal demokrasi dengan tenang dan sabar menunggu hasil keputusan dari pihak penyelenggara (KPU) pada tanggal 22 Mei 2019.

“Mari kita berikan dukungan moral kepada KPU, agar fokus dalam perhitungan suara tanpa ada intervensi dari pihak manapun dan dari isu yang beredar di kalangan masyarakat saat ini,” tambahnya.

Ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dra. Kelly Mariana. 

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dra. Kelly Mariana, memberikan apresiasi terhadap Gerakan Mahasiswa Kawal Demokrasi atas dukungan yang telah diberikan kepada KPU Provinsi Sumsel.

“Biarkan kami bekerja sesuai prosedur dan regulasi yang ada. Saat ini kami memasuki tahapan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan. Percayalah dan yakinlah, kami akan tetap bekerja sesuai asas dan prinsip penyelenggara Pemilu,” ujarnya.

Masih kata dia, saat ini pihaknya tengah melakukan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat kecamatan.

“Rekapitulasi perhitungan suara dilakukan secara berjenjang. Hasil dari rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan, akan dibawa ke rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten. Kemudian akan dibawa ke rekapitulasi perhitungan suara tingkat provinsi,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejauh ini tidak ada intervensi dari pihak manapun.

“Sejauh ini tidak ada intervensi dari pihak manapun. Kami bekerja sesuai prosedur yang ada. Tidak ada laporan intervensi dari penyelenggara Pemilu tingkat bawah,” pungkasnya. (Adri) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *