Aliansi Papatar laporkan dugaan kecurangan pemilu ke Bawaslu Humbahas

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Humbahas – Masyarakat Kecamatan Pakkat, Parlilitan dan Tarabintang melalui Aliansi PAPATAR hari Rabu tanggal 4 April 2019 secara resmi melaporkan berbagai pelanggaran dan kecurangan pada Pemilu 17 April 2019 ke pihak Bawaslu Humbahas.

Dina Mariana Sutumeang kuasa Hukum menjelaskan kepada awak media usai mendampingi pelapor di Kantor Bawaslu di Jl. Merdeka ujung Desa Pasaribu Kec. Doloksanggul Humbahas.

Muat Lebih

“Bahwa, di Papatar telah terjadi berbagai pelanggaran dan kecurangan yang terjadi secara gamblang. Adapun pelanggaran yang terjadi antara lain, adanya intimidasi dari pihak penguasa terhadap ASN dengan memindah tugaskan tanpa alasan yang jelas, karena tidak menuruti permintaan sang penguasa untuk memilih dan memenangkan Caleg Caleg tertentu husus di Dapil 3 Humbahas,” terangnya.

Dalam Surat Pelaporan Aliansi yang dibagikan kepada awak media juga disebut bahwa Camat Pakkat inisial JS diduga menjadi korban yang dipindah tugaskan ke tempat lain karena tidak bersedia mengkampanyekan Caleg tertentu, begitu juga Sekretaris Kecamatan Pakkat di pindahkan ke Kecamatan Tarabintang secara tiba tiba.

Hulman Purba yang mewakili masyarakat Papatar didampingi Dina Mariana Situmeang menambahkan bahwa di Desa Karya Kdc Pakkat tepat nya di TPS 3, terjadi pembukaan Surat Suara sebelum pencoblosan oleh petugas TPS, dengan alasan mempersingkat waktu di saksikan olek Masyarakat.

“Selain itu juga terjadi diduga pelanggaran di Lae Pinang Desa Sion Selatan Kecamatan Parlilitan Humbahas dimana Form C1 tidak dibagikan kepada Saksi masing masing Saksi sebagaimana mestinya,” paparnya.

Ditambahkan, bahwa banyak masyarakat tidak dapat melaksanakan hak pilihnya karena tidak diperbolehkan masuk DPK (Daftar Pemilih Khusus ) walaupun memiliki  KTP.

Menurut pelapor, bahwa ditengah tengah masyarakat diduga ada ASN dan petugas KPPS yang tidak netral, bahkan mengarahkan masyarakat untuk memilih Caleg tertentu baik Caleg DPRD Tk 1 maupun DPRD Tk II.

Dina Mariana Ditumeang selaku Kuasa menambahkan, sangat disayangkan atas dugaan keterlibatan para ASN, tenaga KPH, Kepaka Desa, perangkat Desa, Oebdamping Desa, bahkan Oknum Penyelenggara Pemilu di Dapil 3 Papatar.

“Berkaitan hal pelanggaran tersebut pihak Aliansi PAPATAR memohon ke pihak penyelenggara Pemilu supaya melakukan Pumungutan Suara Ulang di Papatar, sekaligus bersama dengan pihak Kepolisian untuk mengusut Oknum Penylenggara Pemilu yg melakukan pelanggaran secara tuntas sesuai bukti bukti pelanggaran yg di serahkan ke pihak Bawaslu,” urainya. (FP) 

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *