Bayi bernama Manuel dibuang, diduga karena masalah ekonomi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buntok – Warga Jalan Pelita lV nomor 64 Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah Digegerkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki.

Bayi tersebut ditemukan di bawah Pohon Terong Asam, di halaman Rumah Galan (16) Sabtu, (27/4/2019) pukul 16.00 WIB.

Kasus menyedihkan ini sudah ditangani pihak kepolisian Polres Barsel ( Barito Selatan), Kapolres Barito Selatan AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kasatreskrim AKP Triyo Sugiono membenarkan tentang penemuan ini.

“Bayi laki-laki didalam kardus yang ditemukan warga diduga bermotif Masalah himpitan ekonomi kehidupan keluarganya, kasus ini diketahui berdasarkan tulisan di dalam surat tersebut, yang ditemukan di dalam kardus,”ungkap Kasat Reskrim.

Ditemukan sepucuk surat di balik kardus setelah penemuan bayi Manuel. Surat yang diduga kuat ditulis oleh sang ibu menyiratkan penyebab pembuangan bayinya tersebut.

Ibu bayi ini mecurahkan semua isi hatinya melalui surat itu. Ia menuliskan bahwa sang ibu sudah tidak sanggup lagi menghidupi secara layak, bayi malang berjenis kelamin laki-laki tersebut sudah diberi nama oleh orangtuanya dengan nama Manuel.

“Saya titip anak saya yang bernama Manuel karena sekarang saya tidak yakin bisa menghidupinya dengan layak, saya mohon jaga Manuel hingga suatu saat nantj saya akan kembali mengambilnya. Nuel maafin mamah, dan mamah terpaksa ngelakuin ini semua, mamah sayang sama Nuel, suatu hari nanti mamah janji akan mengambil kamu lagi nak, ini sementara ko Nuel, Mamah sayang Nuel, Love You Nuel,”beginilah isi surat dari ibu bayi Manuel.

Saat ini kasus penemuan bayi Manuel sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan perawatan dan pihak kepolisian akan mencari informasi tentang keberadaan ibu kandungnya serta keluarganya.

 

 

Abimanyu/Tedy

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *