Komunas : Aktifis jadi wakil rakyat harus lebih vokal

oleh -41 views
Ketua Komunitas Aspiratif Lebak (Komunas) Achmad Syarif

MITRAPOL.com, Lebak – Pesta Demokrasi telah dilangsungkan pada tanggal 17 April 2019, melalui proses Pemilu ini kini banyak wajah-wajah baru yang bakal menduduki kursi sebagai wakil rakyat di gedung DPRD Lebak Banten.

Tentu saja itu akan menjadi tumpuan dan harapan baru bagi segenap masyarakat Lebak melalui sepak terjang para wakil rakyat itu sendiri.

Loading...

Menurut Ketua Komunitas Aspiratif Lebak (Komunas) Achmad Syarif menilai, meskipun belum resmi ditetapkan oleh KPU Lebak, ada beberapa nama aktifis yang dikabarkan akan lolos menjadi anggota DPRD Lebak, seperti Agus Ider Alamsyah Aktifis Embun dari Partai PDI Perjuangan, Abdurohman aktifis HMI melalui partai PKS, Musa Weliansyah LSM dari PPP, Ucuy Masyuri PMII sebagai petahana dari Partai Demokrat, Didin aktifis Kumala melalui Partai gerindra dan beberapa nama lainnya yang telah meraih suara dukungan banyak sehingga dapat diprediksi bakal lolos masuk ke gedung DPRD Lebak.

“Anggota dewan yang berlatar belakang sebagai aktifis seharusnya bisa mempertahankan sikap sekaligus bisa menularkan sisi idealisnya dari partai tempat mereka berlabuh,” kata Syarif.

Hal tersebut akan menjadi kontradiktif bila para aktifis yang sebelumnya dikenal cukup vokal namun justru malah banyak diam apalagi lebih memilih mengikuti irama Partai daripada menyuarakan kepentingan masyarakat secara umum.

Masih menurut Syarif, publik tentu saja berharap dengan hadirnya wajah-wajah yang pernah aktif dan vokal saat menjadi aktifis dan kini pun harus tetap konsisten dalam menyuarakan aspirasi rakyat dari dalam parlemen.

“Vokal sebagai penyambung aspirasi masyarakat, bukan hanya sebagai kepanjangan partai tentunya,” kata Syarif kepada Mitrapol pada, Minggu (28/4).

Lanjut dia, tugas besar dari anggota DPRD Kabupaten Lebak periode 2019-2024 yaitu sebagai mitra kerja baik pendukung dan penyeimbang dalam mensukseskan sebuah program kerja pemerintah Kabupaten Lebak.

Menurut Syarif, keinginan Bupati Lebak yang kuat dalam mewujudkan Lebak menjadi sebuah daerah wisata ternama dan taman bumi tentu juga harus bisa didukung oleh DPRD Lebak melalui kewenangan dalam fungsi legislatif, pengawasan dan budgeting tanpa harus melupakan program layanan wajib lainnya yang menjadi nilai indikator keberhasilan pembangunan daerah.

“Saya berharap akan lahir gagasan cemerlang dari semua wakil rakyat yang dikuatkan dalam sebuah Peraturan Daerah Inisiasi Dewan,” Pungkasnya.

 

 

Ubay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *