TKD : Optimis Jokowi-Maruf Amin menang

oleh -20 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta menggelar syukuran serta doa, selain untuk bersyukur atas kemenangan Paslon 01 Jokowi Maruf Amin versi Quick Count, juga mendoakan para KPPS dan pejuang pahlawan demokrasi yang telah meninggal dunia dalam menjalankan tugas untuk dapat berlangsungnya Pemilu secara aman dan juga damai.

Penyelanggaraan Pemilu tahun 2019 yang sangat panjang dan melelahkan, memakan energi yang begitu luar biasa bagi semua elemen bangsa, tidak sedikit masyarakat yang berkorban untuk terselenggaranya pesta demokrasi pada tahun ini. Terlebih bagi masyarakat yang telah meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya sebagai KPPS.

Loading...

Acara syukuran serta doa dihadiri oleh Ketua TKD Prasetio Edi Marsudi serta Budi Karya Sumadi selaku anggota dewan pengarah Tim Kampanye Nasional serta para ketua ketua dari relawan Jokowi Maruf Amin di Jalan Talang No 3 Menteng Jakarta (28/04/2019) Minggu siang.

Pada kesempatannya Dewan Penasihat Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta Triana Dewi Seroja menjelaskan perihal kegiatan yang sedang berlangsung.

“tasyakuran TKD DKI ini dalam rangka telah terselenggaranya pilpres dan pileg secara aman, damai dan terselenggara dengan baik. Terus kami juga mengadakan tasyakuran ini juga karena kami melihat hasil dari real count lembaga survey yang kredibel bahwa pasangan jokowi – amin berada diposisi nomor yang sesuai dengan nomor urut pasangannya. Jadi kami mengadakan syukuran.” Jelas Triana

Triana juga mengungkapkan rasa duka duka yang mendalam terhadap para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia.

Ditanya soal prihal para Pejuang Demokrasi yang telah gugur berkorban dengan jiwa serta raga nya untuk pesta demokrasi pada tahun ini.

Triana Menjelaskan “Tadi kami juga ada mendoakan juga untuk petugas2 kpps yang meninggal dunia, tadi juga kami sebelum acara mulai kami tadi ada rapat untuk menggalang donasi. Kami akan mengumpulkan dana untuk almarhum yang menjadi korban meninggal dunia. Kami akan mendonasikan untuk keluarga2 korban petugas kpps yang meninggal dunia.”

Pada kesempatan itu juga Kris Cantra yang menjabat sebagai Ketum Sahabat Indonesia Maju ( SIMA ) menambahkan, “Jumlah dananya belum bisa saya sebutkan, tapi sementara kita kumpulkan sebanyak-banyaknya, kita awali dari rekan-rekan sekitar kita dulu untuk diajak menyumbang, setelah itu baru kita akan mengambil beberapa organ secara masiv untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak.”

“Tidak bisa dipungkiri, bahwa pilpres dan pileg kali ini adalah yang terberat, dimana petugas KPPS bekerja lebih berat. Petugas KPPS biasanya hanya bekerja 12 jam namun saat ini mereka bekerja lebih dari 12 jam. Otomatis menyita tenaga dan pikiran. Ini jelas konsen bagi kita semua. Petugas yang meninggal, atau yang sakit akan kita berikan bantuan. Jadi ini akan menjadi bahan evaluasi bersama.” Kata Kris.

Ditanyakan soal apakah TKD optimis atas kemenangan Jokowi-Maruf Amin pada hitung cepat, Kris mengatakan.
“Jelas optimis, kenapa? Tidak bisa kita pungkiri juga ya, bahwa bapak presiden sudah mendapatkan ucapan dari 21 negara. Jadi 21 peminpin negara sudah menyampaikan bahwa pak jokowi menang berdasarkan hasil quick count.” Ujarnya.

“Quict Count itu sendiri, ada metode sampling dimana margin errornya itu 1 – 2 persen. Sangat bisa dipercaya, dan perbedaan dengan hasil real count itu sendiri, selisihnya sangat sedikit sekali, dan ini jelas menjadi acuan kita sendiri. Selama pilkada kemaren Quick Count pun menjadi acuan, jadi saya rasa kita TKD DKI Jakarta meyakini bahwa hasil Quick Count ini hasil yang terbaik,” Pungkas Kris.

 

 

BS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *