Bangunan berlantai empat tersegel, kegiatan pembangunan masih berjalan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Proyek bangunan berkonsep Hotel melati yang ada di depan pasar Petojo Barat, Jakarta Pusat sudah disegel. Namun sangat disayangkan proses pembangunan masih berlanjut.

Diduga Bangunan yang awalnya ruko berubah fungsi menjadi hotel melati ini sudah lama tersegel namun belum ada tindakan lanjut dari pihak dinas cipta karya dan tata Ruang setempat, Selasa (30/04/2019)

Bacaan Lainnya

Hotel berlantai empat ini masih terlihat sibuk dalam proses pembangunan , terlihat sekat sekat ruangan yang anggun diduga menjadi kamar penginapan berkonsep hotel melati.

Proyek bangunan ini sudah berjalan beberapa bulan yang dimana sudah mendapatkan kabar segel yang diturunkan oleh pihak cipta karya karena dalam kepengurusan surat izin mendirikan banguan (IMB) yang tak sesuai dengan kondisi bangunan.

Kondisi ini tentu saja dipertanyakan, Diduga ‘ada main mata’ antara pihak-pihak terkait dengan empunya pemilik bangunan.

“Pasalnya, jika suatu proyek sudah terpasang pengumuman disegel, otomatis pengerjaan proyek pembangunan juga dihentikan,” ucap Billy, pengamat Bangunan tata ruang di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Billy kembali menjelaskan, “Biasanya dalam langkah pembongkaran bangunan tidak memakan waktu lama setelah Segel turun namun menurutnya dalam pengawasan beberapa akhir ini masih tetap berjalan proses pembangunan ada apa ini ? ada konspirasi apa kenapa belum di eksekusi ? Tanda tanya besar dalam benak saya terhadap pihak terkait yang menangani bidang itu,” ujarnya heran..

Saat dikonfirmasi terhadap pekerja di lokasi, menjelaskan saya hanya pekerja dan baru pekerja tidak tau pak siapa pemilik nya namun penanggung jawab pak Freddy untuk aktifitas kegiatan Bangunan ini memang yang direnovasi ubah bentuk menjadi hotel melati.

Jadi begitu pak saya baru bekerja tidak tau akan jadi tempat apa ini saya hanya bekerja sebagai kuli saja sambil melakukan kegiatan.

Ferry penanggung jawab proyek saat di konfirmasi via seluler terkait bangunan enggan membalas seolah cuek dan tak menanggapi. (Shem)

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *