Jay Singgih Business Club, berikan solusi ekonomi kerakyatan bagi warga ibu kota

by -104 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Peran serta pengusaha muda milenial pada saat ini sangat diperlukan dalam mengatasi dan memberikan solusi terhadap kesenjangan hidup di masyarakat khususnya masyarakat DKI Jakarta.

Hal ini yang menjadi pemikiran dari seorang Jay A singgih bersama kawan kawan pengusaha untuk dapat mengatasi masalah tersebut dengan langkah kongkrit yaitu dengan membentuk perkumpulan bisnis yang di namakan “Jay Singgih Business Club”

Jay Singgih Business Club diharapkan dapat memberikan kontribusi yang kongkrit serta dapat memberi solusi yang tepat bagi permasalahan kesenjangan hidup yang ada di masyarakat ibu kota pada saat ini.

Menurut Jay A Singgih, “Jay Singgih Business Club” menjadi sebuah visi misi untuk membuat para pengusaha menikmati jaringan dan juga gerakan kebaikan untuk membina UMKM di DKI Jakarta.

“Maka kawan-kawan bersatu membentuk sebuah aksi nyata untuk menjadi bagian dari solusi ketimpangan pengusaha kelas mikro atau menengah tersebut. Dengan demikian langkah tersebut akan menjadi modal bagi para UMKM untuk di bina oleh kawan kawan di jaringan Jay Singgih Business Club,” ujarnya ditemui di Jakarta pada Kamis (2/5/2019).

Pengusaha Muda Milenial Jay A Singgih yang juga merupakan Ketua REPNAS DKI Jakarta ini bersama rekannya Satrio Wibowo seorang yang juga pengusaha muda dan juga Tokoh Koperasi Digital Indonesia, dan rekan rekan sesama pengusaha munda yang lain menggagas serta membentuk sebuah perkumpulan bisnis para pengusaha muda yang dinamai JAY SINGGIH BUSINESS CLUB, dimana perkumpulan bisnis ini adalah dari berbagai kalangan pengusaha bergabung dengan aksi mewujudkan jaringan kewirausahaan lebih nyata dan juga pembelajaran bagi pengusaha muda di Awal permulaan nya menjadi Pengusaha.

“Salah satu kegiatan kedepannya adalah membentuk sociopreneur lebih banyak di DKI Jakarta, tidak hanya profit semata namun juga nilai sosialnya,” ujar Jay singgih.

“Jay Singgih Business Club ini diharapkan dapat menjadi katalis di ekonomi kerakyatan, ” tutupnya. (BS)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *