Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nunukan gelar pleno terbuka

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Pemilihan Umum Serentak 2019 telah berakhir, tahapan demi tahapan rekapitulasi suara yang begitu panjang mulai dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga tinggkat Program Pengembangan Kecamatan (PPK) di seluruh kabupaten Nunukan. Tiba saatnya penentuan akhir rekapitulasi perhitungan pemilihan serentak 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan yang di selenggarkan di Hotel Lenflen Nunukan. Kamis (2/5/19).

Sebanyak 14 saksi Partai Politik yang mengikuti Pemilihan Umum serentak dan perorangan hadir mengawal perolehan suara. Pleno Terbuka yang dilaksanakan KPU Nunukan mengundang perhatian seluruh masyarakat Nunukan dimana penentuan kursi tertinggi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Nunukan akan di pastikan.

Tidak hanya itu tim Gabungan TNI dan Polri juga mengambil andil dalam pengamanan dalam Pleno Terbuka agar berjalan berjalan lancar, aman dan tanpa ada masalah yang terjadi.

Ketua KPU Kabupaten Nunukan Rahman SP, mengatakan. “dimana pada hari ini kita sudah masuk tahapan rekapitulasi untuk tingkat kabupaten, perlu kami sampaikan rekap ini dilakukan dengan berjejajang setelah pada tanggal 17 dan 18 April 2019, dilakukan tingkat TPS dan kemudian di tingkat PPK sudah berlangsung hingga 28 April Kemarin.

Lanjud Rahman DP bahwa hari Kamis (02/05/2019) ini kami lakukan perhitungan secara Marathon dan diikuti oleh para PPK dan saksi Partai dengan menguras banyak tenaga beberapa minggun ini, agar hasil perolehan suara baik itu partai maupun perorangan dilakukan secara transparan sesuai dengan mekanisme yang ada.

Pleno Rekapitulasi Pemilu serentak 2019 tingkat kabupaten Nunukan direncankan akan diselenggarakan di Hotel Lenfin selama 2 hari.

“Kami berharap dalam 2 hari ini dapat digunakan dengan baik dan bisa berjalan lancar tanpa harus membuka kotak Suara per TPS lagi, mengingat rekapitulasi yang kita lakukan secara berjenjang dan transparan tingkat PPK dan disaksikan oleh para Saksi Perorangan maupun Partai, sehingga jika ada keberatan sudah tertuang pada DA 2 KPU, jadi tidak lagi mengulang di tingkat TPS dan PPK. Jadi perlu diperhatikan jika ada yang keberatan dan tertuang pada DA2 KPU itu yang kita berikan Ruang,” Tambah Rahman kepada Jurnalis saat diwawancarai wartawan.

Rapat Pleno Pemilu Serentak tidak hanya dihadiri oleh Saksi Partai dan Perorangan, namun turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di antaranya Bupati Nunukan yang diwakili oleh H. Hanagia SE.Msi selaku Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Dandim 0911 Nunukan, Kapolres Nunukan, Kesbangpol Nunukan, Bawaslu Nunukan PPK dari 19 Kecamatan.

 

 

Kom/Yusuf

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *