Organ Relawan SIMA dan JOMANG adakan tasyakuran bareng

oleh -47 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Hasil perhitungan Real KPU sampai tanggal 5 Mei 2019 untuk sementara sudah masuk 66.4% dan hasil perolehan suara yang masuk Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin mendapat 56.13 % suara sementara paslon 02 Prabowo – Sandi memperoleh 43.97%.

Kemenangan Ini yang menginisiasi organ relawan pendukung Jokowi – Maruf Amin Sahabat Indonesia Maju (SIMA) mengelar acara tasyakuran atas kemenangan yang diperoleh Paslon 01 Jokowi – Maruf Amin.

Loading...

Dalam pidatonya Ketua Umum Sahabat Indonesia Maju (SIMA) Kris Cantra mengatakan, “Kami merasa bersyukur atas apa yang sudah diproleh pak Jokowi Maruf Amin mendapatkan kemenangan yang sangat signifikan dalam hitung cepat maupun hasil perolehan sementara Real Count KPU. Dan juga tidak lupa berterimakasih kepada rekan rekan yang sudah membantu acara tasyakuran ini terlaksana.” Di jalan Perjuangan No 77, Jakarta. Sabtu (4/5/2019).

Acara ini diselenggarakan oleh SIMA berkolaborasi dengan JOMANG dimana acara tersebut tidak dengan syimbol pemotongan tumpeng seperti acara acara tasyakuran atau ucapan syukur yang selalu dilakukan relawan.

Acara yang bertajuk “Tasyakuran” ini hanya ucapan syukur serta berdoa atas kemenangan paslon 01 Jokowi – Maruf Amin serta ucapan berterimakasih kepada rekan rekan yang sama sama berjuang.

Dalam wawancara kepada awak media Kris Cantra Ketua umum SIMA, ketika ditanyakan tanggapan dan pandangan terhadap issue yang berkembang dipublik prihal hasil rapat ijtima ulama yang tidak mau terima hasil perhitungan sementara Real Count KPU dan juga ingin menghentikannya karena dinilai terdapat kecurangan didalamnya

“Ijtima ulama, tidak terlalu memberi impact yang signifikan terhadap hasil Real count KPU, dan masyarakat pemilih yang mempunyai hak pilih sudah cerdas dalam melihat konstelasi politik yang terjadi saat ini, mereka bisa melihat yang mana yang terbaik yang harus dipilih untuk Bangsa ini 5 tahun kedepan, selain itu perlu kita pahami bahwa indonesia adalah negara hukum, bukan negara yang keputusan hukumnya berdasarkan fatwa ulama, tapi semua berdasarkan UU yang berlaku secara sah di negara NKRI ini,” Jelasnya

Dan menanggapi pernyataan Presiden tentang pemindahan ibu kota negara, Kris Cantra mengatakan “Memang ini masih sebatas wacana, namun demikian rencana pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan langkah guna mendukung pembangunan Indonesia sentris, bukan lagi hanya terpusat pada Jawa sentries.

‚ÄúPembangunan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, akan dilakukan serupa di ibu kota yang baru. Bahkan dari segi pendidikan pun sangat baik juga untuk pemerataan bidang pendidikan yang selama ini dirasakan belum cukup merata.”

Lanjutnya,”Pemerintah dalam hal ini tentunya akan berdiskusi secara efektif ke DPR, para tokoh politik, dan tokoh masyarakat, karena ini menyangkut sebuah visi ke depan dalam membangun sebuah ibu kota pemerintahan yang representatif ke depan utnutk Indonesia yang Lebih Maju.”

Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Sahabat Indonesia Maju (SIMA) sebelumnya mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah puasa di bulan yang suci ini bagi umat Muslim yang menunaikannya.

“Marilah kita Hapuskan dendam. Bersihkan hati, Luruskan niat. Perbedaan yang ada seharusnya menyatukan bukan memecah belah, Kini tidak ada lagi kubu 01 maupun kubu 02, melainkan kini kita semua adalah INDONESIA , di bulan yang penuh euci ini marilah kita semua menjaga dan mempererat persatuan Indonesia bersama.” Kris menyampaikan

“Selamat menunaikan ibadah puasa.” Tutup Kris Cantra.

 

 

BS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *