Polsek Katingan Tengah ringkus pelaku pencurian peralatan sarang walet

  • Whatsapp
Tersangka WS (26) dan Barang bukti

MITRAPOL.com, Kasongan – Kepolisian Sektor (Polsek) Katingan Tengah, Polres Katingan, Polda Kalteng, berhasil meringkus pencuri peralatan rumah burung walet yang terekam CCTV milik Hamidan (60)   warga Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah.

“Pelaku kami amankan tanpa perlawanan di kediamannya di wilayah Tumbang Samba,” kata Kapolres Katingan AKBP E Dharma B. Ginting, SH.,S.IK.,MH, melalui Kapolsek Katingan Tengah Ipda Adhy Heriyanto SH, saat dikonfirmasi Mitrapol.com, Minggu (5/5/2019) siang.

Dijelaskan, penangkapan pencurian itu dilakukan hari Rabu (1/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB di kediamannya. Polisi menangkap pencuri itu setelah mendapatkan ciri-ciri dan wajah pelaku saat terekam CCTV yang ada di dalam bangunan sarang burung walet.

Pelaku yang diamankan itu bernama dengan inisial WS (26) warga Desa Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah.

“Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu Ampli mesin pemanggil burung walet, satu buah Accu, satu buah pipa besi, dua buah flashdisk, serta satu buah senter kepala. Pelaku juga sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut dari pihak penyidik mengenai perbuatan mereka itu,” jelas Kapolsek.

Perwira polri berpangkat balok satu itu menjelaskan, kasus pencurian tersebut diketahui pada hari Rabu (1/5/2019) saat pemilik bangunan walet tersebut sedang berada di Palangka Raya mendapat telepon dari anaknya Dedi Suhada, bahwa gembok gedung walet rusak dan suara panggil walet dalam keadaan mati. Kemudian Hamidan mengecek CCTV sarang burung waletnya melalui telepon seluler.

Ketika sedang melakukan pengecekan video rekaman CCTV, ia melihat pintu sarang burung walet sudah dalam keadan terbuka. Saat itu, melihat orang yang tidak dikenal masuk ke sebuah bagunan sarang burung walet miliknya.

“Berdasarkan rekaman video itu kami langsung melakukan penyelidikan dan membekuk pencuri itu,” ungkapnya.

Tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel Mapolres Katingan. Tidak hanya itu, mereka juga di jerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 3e dan 5e KUH Pidana tentang pencurian yang ancaman hukumannya di atas tujuh tahun penjara.

 

 

Abimanyu/Tedy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *