Wawancara khusus dengan Kabid Cipta Karya Kabupaten Nunukan

  • Whatsapp
Kabid Cipta Karya Andi Hariyanto bersama Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil saat monitoring proyek

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Proyek pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Nunukan Bidang Cipta Karya tidak ada yang di black List yang ada, proyek sudah tuntas tapi anggaranya belum dicairkan.

Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kesulitan membayar kegiatan pengerjaan infrastruktur yang dikerjakan oleh sejumlah kontraktor karena masalah keuangan.

Berikut wawancara khusus wartawan mitrapol.com Yusuf Palimbongan dengan Kabid Cipta Karya Nunukan Andi Hariyanto. Dengan Mitrapol. Kamis (02/05/2019).

Mitrapol.com     : Bisa dijelaskan terkait masalah program pemerintah Kabupaten Nunukan khususnya Dinas Tehknik di bagian Cipta Karya ?

Andi Hariyanto  : Di Tahun 2018 program Cipta Karya semua berjalan sesuai dengan rencana namunada beberapa kegiatan itu yang tidak sempat dicairkan 100% karena kendala devisit anggaran, jadi ada beberapa kegiatan itu belum sempat dibayar 100%, tapi Insyaallah di tahun 2019 ini kita akan dilunasi semua karena kondisi keuangan sekarang sudah membaik dan bisa dikatakan utang di tahun 2018 sudah tidak ada sebenarnya.

Ada beberapa kegiatan untuk program 2019 ini yang lanjutannya dari 2018 misalnya pembangunan kantor camat dari 2018 tahun di 2019 ini kita anggarkan anggarannya sampai tuntas.

Tiga kantor camat itu berada di Krayam semua, Krayan Timur, Krayan Tengah dan Krayan Barat. Pembangunan Ptsp di kecamatan Nunukan, dan pembangunan kantor keuangan.

Selain dari itu kalau dibidang kasi seksi air minum itu semua dana DAK , ada beberapa item yang masuk dalam penugasan sama DAK afirmasi.

Kabid Cipta Karya Kab. Nunukan Andi Hariyanto saat diwawancarai mitrapol.com

Mitrapol.com     : Di Krayan dikatakan ada 3 pembangunan kantor camat yang belum selesai, apa sih kendalanya, menyangkut masalah keuangannya ataukah memang kontraktornya kurang binefit atau ada masalah lain ?

Andi Hariyanto  : Jadi khusus untuk kecamatan Krayan, pembangunan kantor camat kendalanya itu adalah faktor anggaran saja, karena kita masih defisit jadi ada terjadi penundaan pembangunan, tapi insyaallah di tahun 2019 kita sudah anggarkan dan anggarannya sampai tuntas.

 

Mitrapol.com     : Diperkirakan sampai tahun berapa pembangunan kantor camat itu ?.

Andi Hariyanto  : Tahun 2019 sudah harus tuntas pembangunan dan pembayarannya.

 

Mitrapol.com     : Selain dari pada kantor camat khususnya cipta karya di Krayan apa saja ?

Andi Hariyanto  : Selain kantor camat tidak ada, selebihnya itu diluar kecamatan Krayan.

 

Mitrapol.com     : Untuk dapil 3 seperti Semenggaris Sebuku Sembakung Lumbis ada pak ?

Andi Hariyanto  : Kalau di Dapil 3 selain Krayan kegiatan Cipta Karya itu ada di Semenggaris disitu ada pengadaan air bersih, kondisinya sementara belum dilelang, masih proses pelelangan bersumber dari dana DAK 2018 itu kalau Cipta Karya ada pembangunan BPU di Sembakung tulai itu sudah selesai 100% cuman kita belum bayar 100% karena itu tadi, masalah anggaran.

 

Mitrapol.com     : Terbatasnya anggaran atau proyek itu belum memenuhi syarat untuk pelunasan 100%.

Andi Hariyanto  : Bukan itu, tapi masalahnya anggaran yang tidak ada dan kurang, jadi sempat kemaren pengambilan uang muka 30% selebihnya belum dibayar dan itu pekerjaan sudah 100%

 

Mitrapol.com     : Anggarannya berapa ?.

Andi Hariyanto  : Kalau tidak salah anggarannya kurang lebih 400 juta, sementara yang cair baru uang muka 30%.

 

Mitrapol.com     : Bagaimna dengan pembangunan yang di kecamatan Tulin Onsoi ?

Andi Hariyanto  : Kalau di kecamatan Tulin Onsoi ada pembangunan air bersih, juga ada dua kegiatan bersumber dari DAK dan itu sudah 100%, kondisinya sudah mengalir kepada masyarakat .

 

Mitrapol.com     : Untuk Dapil 3 daerah mana yang akan jadi sasaran pembangunan air bersih ?

Andi Hariyanto  : Khusus untuk di wilayah 3 sasaran untuk tahun ini kami cuma di fokuskan di kecamatan Semenggaris aja dulu, mungkin di tahun 2020 kita ke Krayan.

 

Mitrapol.com     : Untuk semenggaris diperkirakan berapa KK yang akan diusahakan untuk dialiri air bersih ?

Andi Hariyanto  : Kalau untuk tahun ini air bersih yang dialokasikan di kecamatan Semenggaris bisa teraliri sekitar 250 KK.

 

 

Yusuf Palimbongan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *