Polres Lebak selidiki video deklarasi siap perang puluhan santri

by -558 views

MITRAPOL.com, Lebak – Baru-baru ini beredar sebuah video berisi rekaman deklarasi puluhan santri yang mengaku jika dirinya adalah santri berasal dari kabupatan Lebak-Banten

Deklarasi itu menyatakan bahwa mereka “Siap perang” melawan kecurangan Pemilu dan juga akan membela Ulama serta salah satu Capres yang diduga sebagai Jargon mereka.

Video tersebut kini jadi viral di media sosial dan tengah diselidiki oleh Pihak Kepolisian Resor (Polres) Lebak.

Berikut pernyataan deklasari puluhan santri yang mengaku berasal dari Lebak-Banten, dikutip Mitrapol.com dari Video berdurasi 55 Detik yang kini tengah Viral.

“Kami segenap santri Lebak Banten Siap mengawal perjuangan para ulama dalam memenangkan pilpres Prabowo-Sandi

Dan kami tidak Ridho dunia akhirat apabila dicurangi, dan kami siap melawan Meskipun sampai meneteskan darah penghabisan.

Demi NKRI Anda curang kami siap berenang didalam tetesan darah penghabisan.

“Takbir, Takbir, Takbir” Teriak puluhan santi dalam rekaman Video tersebut.

Selain itu puluhan satri itu juga melakukan deklarasi sambil memagang alat perangnya seperti bambu runcing, Senapan laras panjang dan senjata tajam.

Wakapolres Lebak Kompol Wendi Andrianto mengaku bahwa pihaknya kini tengah menyelidiki video yang viral tersebut

“Kami akan lidik dulu,Saya juga butuh info dari rekan-rekan tentang lokasi deklarasi,barang kali ada yang tahu,” ujar Wakapolres Lebak melalui pesan Whatts App.

Menurut salah seorang Anggota Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Lebak,yang juga Alumni salah satu pondok pesantren Salafiyah diLebak dan kini sebagai Pengasuh santri di Pon-pes Tarbiyatul Mubtadiin Lebak-Banten.

“Santri itu sangat patuh sama Ustadz(Guru) Tidak akan ada santri mau perang tanpa ada izin atau perintah beliau. Namun yang Saya tau sejauh ini belum terdengar isu ada Pimpinan Pondok (Ustadz) secara tegas menolak hasil pemilu, bahkan kebanyakan para pengasuh pondok pesantren tidak mau ambil pusing setelah usai pemilu kemarin,” jelasnya.

“Apalagi terlalu jauh sampai menggerakan santrinya buat perang,” lanjutnya

Dirinya menambahkan,Perlu dipahami bahwa Perilaku Santri terkadang senang membuat sensasi menarik biar menjadi sorotan publik tanpa mereka sadari efek dan akibatnya.

“Maka serahkan saja kepada pihak kepolisian supaya bisa diperjelas maksud Deklarasi, Apakah mereka itu betul santri, dari mana asal mereka, Lalu siapa yang akan mereka perangi,” pungkasnya. (Ubay) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *