Anggota Polsek Bayah dibantu warga kejar begal

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Ratusan warga dari dua Desa yaitu Desa Sawarna Induk dan Desa Sawarna Timur kepung empat orang begal yang melarikan diri. Sabtu (12/5/19).

Tokoh masyarakat Sawarna Kecamatan Bayah Kabupten Lebak Banten Aa Erwin mengungkapkan bahwa sampai saat ini warga di dua desa tersebut sedang mengepung empat orang begal yang kabur setelah gagal membegal warga Desa Sawarna yang bernama Aning dan Eli warga kampung Cihaseum yang akan pulang Ke Desa Sawarna.

Adapun kronologisnya menurut Aa Erwin setelah mendapat keterangan dari warga yang nyaris menjadi korban begal tersebut adalah, ketika keduanya hendak pulang ke Desa Sawarna, tepat di Tengah Hutan Jati sekitar pukul 23.00 dihadang oleh empat orang pelaku begal, dengan menggunakan celurit, beruntung kedua warga tersebut dapat menghindar dan berteriak meminta tolong sehingga teriakan korban mengundang warga lainya berdatangan membantu, sehingga ke empat begal tersebut lari kalang kabut meninggalkan satu unit motor berikut dengan KTP dan uang sejumlah Rp.900.000 ke arah timur.

Dan setelah dikepung warga dan anggota Kepolisian Polsek Bayah, para begal tersebut terpojok disekitar Desa Sawarna Timur, namun pengepungan warga sempat terhenti setelah salah satu begal menodongkan senjata yang mirip dengan Pistol, sementara dua orang pelaku lainya kabur dengan meninggalkan motor lari ke hutan.

“Dari jam 24.00 masyarakat bersama anggota Kepolisian mengejar pelaku, namun hingga kini belum juga tertangkap, adapun barang bukti sudah diamankan pihak Polsek Bayah,” pungkasnya.

Sementara Kapolsek Bayah AKP Tatang ketika dikofirmasi mitrapol via whatsapp membenarkan adanya kejadian tersebut, menurutnya kejadian pembegalan kepada dua orang warga Desa Sawarna tersebut terjadi pada hari Jumat sekitar jam 23.15 Wib di hutan Pasir Malanding jalan raya Pulo Manuk dan korbanya atas nama Aning warga Kampung Tari kolot Desa Sawarna Timur.

Kronologisnya adalah ketika Aning bersama temannya melintas dihutan tersebut dan secara tiba-tiba diserang oleh empat orang begal dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit dan beruntung korban bisa menghindar dan berteriak meminta tolong.

Sedangkan ke empat pelaku sampai saat ini melarikan diri dan masih dalam pengejaran anggota Kepolisian dibantu oleh masyarakat, adapun barang bukti yang ditinggalkan oleh pelaku begal di TKP adalah satu unit kendaraan motor jenis metik yang saat ini telah diamankan, tutupnya.

 

 

Reporter    : A4N/fik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *