Benny Rhamdani : Aktivis 98 harus masuk didalam pemerintahan dan jangan sampai rezim orde baru muncul kembali

oleh -6 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Aktivis 98 yang tergabung dalam RNA’98 (Rembug Nasional Aktivis 98) akan terus memperjuangkan tujuan awal dari pergerakan aktivis 98 yang memperjuangkan reformasi yang belum seluruhnya terselesaikan.

Mantan Aktivis 98, Benny Ramdhani, menyebutkan para aktivis 98 merupakan mimpi buruk bagi mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto dan mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto, karena keduanya tidak bisa dilepaskan dari tragedi 1998 silam.

Loading...
Mantan Aktivis 98, Benny Ramdhani

“Siapapun aktornya, tidak lepas dari dugaan kuat yaitu Prabowo dan Wiranto. Kami mantan aktivis 98 adalah mimpi buruk bagi Prabowo dan Wiranto,” ungkap Benny ketika selesai menghadiri acara tabur bunga pada peringatan 21 tahun reformasi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (12/5/2019).

Benny Rhamdani yang merupakan kader partai Hanura dan juga sebagai anggota DPD RI ini menegaskan bahwa aktivis 98 akan menuntaskan agenda-agenda reformasi yang belum tercapai dan tidak akan memberi sedikitpun ruang kepada Neo Orde Baru atau rezim orde baru untuk kembali berkuasa di negara ini.

“Kami aktivis 98 akan menyeret para pelaku kejahatan kemanusiaan yang melanggar HAM ke peradilan. Kami juga tidak akan memberikan sedikitpun ruang kekuasan untuk kembali ke masa lalu. Untuk kembali pada kekuatan cendana connection,” ucap Benny.

Tambah Benny,”pemerintahan saat ini belum dapat menyelesaikan kejahatan manusia karena masih adanya kekuatan besar untuk menghalangi atau membongkar kejahatan tersebut.”

Benny juga berpendapat, menurutnya para aktivis 98 tidak boleh lagi mengambil jarak dari pemerintahan namun masuk dalam pemerintahan saat ini.

“Masih ada kekuatan yang begitu besar, yang menghalangi upaya penuntasan atau membongkar kejahatan-kejahatan HAM. Ketika kita masuk dalam kekuasaan, tentu kita ingin menggunakan kekuasan tersebut sebagai alat perjuangan politik rakyat, dan juga untuk menuntaskan agenda-agenda reformasi,” tutupnya.

 

 

Reporter : BS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *