Rekanusa Jokowi ajak masyarakat untuk berpikir jernih dan cerdas

by -182 views
Ketua Umum Dewan Nasional Lembaga Pengawasa Reformasi Indonesia (DN LPRI), Syarifuddin Tahir, SE.,ST.,MM.

MITRAPOL.com, Jakarta – Sebagai warga negara yang berakal sehat, kita harus jernih berpikir, apa kah bisa KPU curang ? Kita ketahui dalam pemilu ada 16 saksi partai politik di tambah 2 saksi dari calon presiden, jadi ada18 saksi dalam satu TPS.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Rekanusa Jokowi, yang juga penggagas berdirinya satgas pengawal setia Jokowi Syarifuddin Tahir ,SE.,ST.,MM, saat ditemui mitrapol di Jakarta. Minggu (12/5/19).

Dijelaskan Syarifuddin, bayangkan bagaimana bisa di tuduh KPPS, KPU bisa dibilang sistimmatif, tersutruk dalam melakukan penipuan Pemilu, ayo kita semua berpikir sejenak, Pemilu ada saksi 16 orang dari partai politik dan 2 orang dari calon presiden total semua ada 18 orang yang tanda tangan di formulir C1, semua menyatakan benar hasil perhitungan di TPS

Baru saksi-saksi ini berani tanda tangan, kalau ada kecurangan mana mungkin saksi-saksi partai politik mau tanda tangan dalam formulir C1.

Ini orang-orang yang asal-asal teriak bilang jokowi kalah, dari sisi mana kalian bilang kalah, berkaca dulu kalian orang-orang yang mau dibodohi oleh tokoh-tokoh pilitik yang hanya mau mengacaukan bangsa ini, yang mau merusak seluruh anak bangsa yang punya ambisi memimpin bangsa ini dengan cara-cara yang tidak benar serta yang mau mengulingkan pemerintahan yang sah

Kelompok-kelompok seperti HTI, FPI dan kelompok garis keras lainnya yang ingin menjatuhkan pemimpin yang sah untuk digantikan dengan kelompok yang haus akan kekuasaan dan kelompok ini juga yang ingin mengantikan Ideologi Pancasila dengan Ideologi Khilafah. Apa kita semua mau Indonesia menjadi negara khilafah tentu tidak

Kembali dikatakannya, “kita sebagai orang-orang yang berakal sehat jangan mau di bodoh bodohi oleh orang-orang yang ingin merusak bangsa ini.”

Sebagai contoh pemilihan umum di Suriah, dimana Presiden Suriah yang menang dalam pemilu di Suriah sama seperti Jokowi-Amin sekarang, yang dilakukan ISIS disana dan kelompok garis keras juga dan banyak kelompok-kelompok garis keras di Indonesia yang mengirimkan bantuan untuk kelompok-kelompok ISIS, apa rakyat Indonesia mau seperti ISIS.

Kalau kita tidak mau ayo saya mengajak kita semua elemen elemen anak bangsa yang cinta NKRI Dan Pancasila Harga Mati bagi kita semua, ayo bangkit untuk melawan keangkara murka yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia, jangan kita diam, kita harus bangkit dan mendukung pemerintahan yang sah, jangan kita mudah di adu domba sesama anak bangsa, kita bersatu untuk membela yang benar, jangan sampai kita semua menyesal seumur hidup kita, karna sudah membiarkan bangsa ini hancur oleh orang-orang yang punya ambisi dan jangan sampai anak cucu kita akan sengsara di kemudian hari gara-gara membiarkan orang-orang rakus kekuasaan ini memimpin bangsa kita.

Saya ingin bangsa kita aman dan orang-orang kecil tenang dalam mencari makan dari Sabang sampai Merauke.

Saya dan semua forum ralawan bersatu mendukung semua apa yang diambil langkah tegas oleh bapak Menkopolhkum yang bergerak cepat untuk mengkaji semua orang-orang yang mengeluarkan pendapat menghina Presiden yang sah.

Dan kami juga mendukung dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepolisian yang sudah bergerak cepat menangani kasus penghinaan dan kasus-kasus makar

Semoga semua pelaku makar di tanah air ditangkap dan dijebloskan dalam penjarah, biar ada rasa jera untuk menghargai hukum di bangsa ini.

Dengan tegas dikatakannya,”tangkap semua tokoh-tokoh profokator bangsa ini, rakyat sudah muak dengan mereka yang ingin menggulingkan pemerintahan yang sah, tangkap juga siapa-siapa yang sudah mengasut orang untuk revolusi, ini sudah jelas-jelas makar dan semua kelompoknya harus ditangkap, karena ajaran untuk revolusi ada lah melawan hukum.”

Saya ketua umum Rekanusa Jokowi dan Penggagas berdirinya satgas Pengawal setia Jokowi mengajak kita semua untuk bersatu melawan semua ini, kita tunjukkan bawah 01 juga siap melawan mereka yang ingin menganggu bangsa Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Desi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *