Kasus Kota Idaman, IYL akan kembali diperiksa Polres Gowa

oleh -296 views

MITRAPOL.com, Gowa — Polemik kasus pembangunan kota Idaman di Pattalassang, Kepolisian Resot Gowa terus menggali siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen penjualan lahan tersebut.

Salah satu yang akan diperiksa sebagai saksi adalah mantan Bupati Gowa, Icksan Yasin Limpo (IYL) yang sebelumnya telah diperiksa dua kali oleh penyidik Polres Gowa, mengingat kasus ini terjadi pada masa periode pemerintahaannya.

Loading...

“Kami sudah periksa dua kali,” Kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Muh Rivai, Selasa (14/05/2019).

Rivai juga mengatakan, pemeriksaan masih akan dilakukan terhadap mantan Bupati Gowa dua periode ini setelah kondisinya sehat.

Saat ini dia masih ada di Singapura berobat, karena sakit, nanti setelah sehat baru akan diperiksa lagi, ujar Rivai.

Beberapa waktu lalu kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polres Gowa, IYL menjelaskan tidak ada dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa yang masuk dalam pembangunan tersebut, sehingga dia mengklaim tidak ada kerugian negara.

“Tidak mungkin ada korupsi, karena memang tidak ada pemda punya uang masuk disitu. Apalagi kerugian negara tidak mungkin ada karena tidak ada satu sen pun uang negara digunakan,” jelasnya waktu itu.

Menurut Ichsan pembangunan itu murni dilakukan oleh developer atau pengembang.

Sementara diketahui dalam kasus Kota Idaman Patallassang, Polres Gowa telah menetapkan empat orang tersangka, dua merupakan Kepala Desa dan dua lainnya merupakan Kepala Dinas di Kabupaten Gowa.

Empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka pemberkasannya telah dinyatakan lengkap, dan hari ini berkasnya telah dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Gowa.

Kasubbaghumas Polres Gowa, AKP. M. Tambunan saat ditemui media mengatakan bahwa yang bersangkutan dititip di Rutan dan kasus tetap lanjut dan siang ini sudah tahap 1 atas kasus tindak pidana pemalsuan dokumen. Pungkasnya.

 

 

Reporter : Mir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *