Ketua DPW GKPKNAS : Oknum penjual beras Rastra harus ditindak tegas dan dipenjarakan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Viralnya pemberitaan diberbagai media tentang penjualan beras Rastra oleh oknum perangkat desa Cikayas, kecamatan Angsana Pandeglang Banten, membuat Ketua DPW GKPKNas Banten angakat bicara.

Penjualan sebanyak 20 Karung atau kurang lebihnya Satu Ton Rastra, tertangkap tangan oleh jajaran Reskrim Polisi Sektor (Polsek) Angsana bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Awak media (Wartawan), pada Jum’at Malam (10/05/2019) Minggu lalu.

Ketua DPW Gerakan Komunitas Pemberantasan Korupsi Nasional (GKPKNAS) Banten Royen Siregar menegaskan agar kepolisian bertindak tegas dan bergerak cepat untuk menanganin kasus ini.
“Polisi harus turun tangan untuk melakukan pengembangan penyelidikan. Kasus ini wajib hukumnya dilanjutkan,” papar Royen saat dimintai keterangannya oleh Mitrapol.com, Selasa (14/5/2019).

Dia juga menilai, tidak masuk akal jika dugaan penjualan tersebut yang dilakukan oleh hanya perangkat desa saja pastinya ada actor intelektualnya.

Polisi harus melakukan pengembangan dugaan keterlibatan pihak lain. Mengingat, dalam kasus tersebut, diyakini ada mata rantai sistemis. Diatas dia ada pimpinan yang berkuasa memerintahkan,

“Tertangkap tangan berarti sudah jelas bersalah melakukan tindak kejahatan dan harus dipenjarakan sesuai undang-undang yang berlaku dan ini termasuk tindakan korupsi.” tegas Royen.

Kami berharap kepada pihak kepolisian untuk mngusut tuntas dengan adanya dugaan penjualan/Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang ada di wilayah Hukum Polsek Angsana Kabupaten Pandeglang agar sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di NKRI.

“Beras yang di jual tak seberapa, kenapa masih mau juga dengan hak orang miskin, jangan lah jadi pelayanan masyarakat kalau kerjanya hanya memakan hak warga miskin,” tutup Royen S.

 

 

Reporter : Heru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *