Proyek betonisasi di Kecamatan Rajeg belum genap seminggu sudah retak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tangerang Banten – Belum genap seminggu, jalan sudah retak. Proyek betonisasi yang dilaksanakan di Jl. Kampung Sukabakti, RW 04 Desa Lembang Sari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Anggota LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Tangerang Yan Sandi mengatakan, dari hasil investigasi dilapangan terlihat banyak kejanggalan, dari awal pelaksanaan sampai hasil pekerjaan, kalau hal seperti ini tidak ditindak lanjuti oleh pihak APIP, kita akan bawa ke APH,” ujarnya.

Dijelaskan Sandi, “kalau melihat dari fisiknya, kuat dugaan pelaksana proyek melakukan penghematan biaya, artinya dia tidak melaksanakan sesuai dengan spesifikasi/RAB, sehingga Betonisasi yang baru seminggu selesai dikerjakan sudah retak, dan kalau pengerjaannya tidak sesuai RAB itu korupsi.”

Masih kata Sandi, “Pihak Kecamatan sebagai pengawas tidak boleh tinggal diam, harus mengambil sikap tegas agar pelaksaan Betonisasi yang diharapkan oleh masyarakat dan menjadi kebanggaan bukan malah jadi cemoohan karena dikerjakan asal-asalan, kalau sampai dicairkan pekerjaan seperti maka perlu dipertanyakan ada apa dengan PPTK dan PPKnya, dan kami akan memantau terus pekerjaan ini.”

Kasi pembangunan kecamatan Rajeg, Aan saat dihubungi via selulernya mengatakan, “memang benar pekerjan tersebut bermasalah dan sudah kami berikan teguran untuk memperbaikinya dan kami pun belum melakukan pembayaran pekerjaan tersebut, artinya disini belum ada kerugian negaranya,” ungkap Aan.

Sementara salah satu warga yang berada dilokasi mengatakan,“kalau bangunan seperti ini saya yakin pak. tidak sampai satu tahun sudah hancur pak, saya mohon supaya di bongkar saja pak, kerjakan dengan baik supaya masyarakat tidak dirugikan itu saya liat anggarannya besar sekali Rp 178.725.000,- (seratus tujupuluh delapan juta tujuratus dua puluh lima rupiah).”

 

 

Reporter : Arsyad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *