Aktifis Lebak kritik habis Proyek Jalan Tol, PT Wika : Saya kroschek dulu

by -135 views

MITRAPOL.com, Rangkasbitung – Bagian KHJ PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. Proyek Tol Serang Panimbang, Tri Probo saat dimintai tanggapan dan mengaku akan mengkroschek kritikan dari para aktifis diLebak.

“Saya kroscek rekan-rekan dulu Pak, Karena mereka yang lebih tahu,” Jawab Tri Probo melalui pesan whatsapp, Rabu (15/5/2019)

Loading...

Sebelumnya, beberapa aktifis Lebak, Ahmad Taufiq (Ketua KNPI Lebak), Agus Ider Alamsyah (Pembina Elemen Mahasiswa Banten Bersatu), Achmad Syarif (Ketua Komunitas Aspiratif) secara bersama-sama mengkritik proses pembangunan Tol Serang-Panimbang yang berlokasi di Kecamatan Cibadak, Senin (13/5/2019)

Ketiga aktifis itu menilai bahwa pelaksana proyek Jalan Tol belum memperhatikan dampak lingkungan yang terjadi akibat pekerjaan mereka.

“Jalan Arif Rahman Hakim Pasarkeong sampai rusak akibat kendaraan besar pengangkut tanah masuk ke jalan yang tidak sebanding dengan klas dan kafasitas jalan otomatis langsung rusak kendati baru beberapa kendaraan tanah yang melintas,” kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lebak, Ahmad Taufiq.

Mereka mengingatkan, jangan ada lagi aktifitas angkutan tanah urugan dengan bobot melebihi klas jalan melintas di ruas jalan kecamatan atau desa karena akan merusak jalan milik Pemkab dan Desa.

Selain itu warga sekaligus pengguna Jalan Arif Rahman Hakim Pasarkeong tepatnya di Kp. Kandangnumpang kini mulai keluhkan genangan air setinggi 40- 60 seukuran lutut orang dewasa.

Menurutnya, banjir di lokasi tersebut kerap terjadi saat hujan. Diduga akibat proyek jalan tol yang memotong ruas jalan Arif Rahman Hakim menjadi penyebab banjir tersebut.

“Karena saluaran air yang buruk dan dampak urugan tol, maka bisa jadi banjir,” kata pengguna jalan bernama Kuncoro

Pantauan Mitrapol.com dilokasi yang terdapat genangan air sekitar jam 21:00 WIB, Senin 13/5/2019.

Nampak pengguna jalan kewalahan saat melintas genangan air setinggi lutut orang dewasa dan Bahkan beberapa kendaraan roda 4 juga langsung mogok saat memaksa menerobos masuk.

Jalan Tol Serang – Panimbang merupakan akses penghubung Kota Serang dan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, Banten.

Jalan Tol Serang–Panimbang juga akan tersambung dengan Jalan Tol Jakarta-Merak.

Panjang jalan tol tersebut 83,6 kilometer dangan luas total 785 hektare melewati Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Pandeglang dengan melintasi 14 kecamatan dan 48 desa/kelurahan.

Salah satu pungsi Jalan tol ini bisa digunakan untuk mendukung akses jalan menuju Taman Nasional Ujung Kulon serta Tanjung.

 

 

Reporter   : Ubay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *