Quick Wins Program VI, Polres Melawi lakukan penyuluhan

by -50 views

MITRAPOL.com, Kalbar – Sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik tertuang dalam program Quick Wins Polri giat VI, Sat Binmas Polres Melawi dan Satuan Fungsi yang tergabung dalam giat VI Quick Wins Polri melaksanakan penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan bijak menggunakan Media Sosial di Sekolah SMK Bina Kusuma Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Kamis (16/5/2019) siang.

Kegiatan Quick Wins Polri program VI tersebut dipimpin oleh KBO Sat Binmas Ipda Sopian Efendi beserta anggotanya Brigadir Ngadino Ps.Kaur Mintu Sat Binmas, Brigadir Juliansyah anggota Sat Binmas, Brigadir Sigit Purnama Putra Sie Propam dan Briptu Urai Ardiyansyah anggota Siewas. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru dan pelajar SMK Bina Kusuma berjumlah sekitar 100 orang.

Brigadir Ngadino sebagai narasumber menyampaikan “Manfaat media sosial banyak sekali manfaat yang kita dapat, baik yang positif maupun negatifnya. Contohnya sebagai media pemasaran, mencari koneksi dan memperluas pertemanan. Tapi apabila kita yang dimanfaatkan oleh media sosial baik secara langsung ataupun tidak langsung tidak sedikit pula kerugian yang akan didapat seperti kecanduan, sulit bergaul didunia nyata, waktu yang sangat berharga menjadi sia – sia, boros dalam pengeluran uang untuk pembelian Kuota, stres dan cenderung tertekan,” ungkapnya.

 

“Terlebih lagi media sosial dipergunakan untuk membuat serta menyebarkan berita Hoax (berita yang belum tentu benar dan membuat keresahan diruang publik), menyebarkan berita hoax tentunya akan merugikan semuanya baik sang penyebar dan netizens. Bagi pembuat atau penyebar berita hoax tentunya sudah ada UU ITE yang akan menjeratnya, bagi netizens atau pembaca tentunya akan adanya kegaduhan dikalangan masyarakat jika langsung diceritakan secara luas kemasyarakat tanpa memastikan terlebih dahulu informasi yang diterimanya. Intinya posting yang penting, jangan terbalik yang penting posting,” jelasnya.

Demikian juga tentang penyalahgunaan Narkoba, “Menurut data yang ada terkait penyalahgunaan Narkoba secara keseluruhan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berjumlah 50 juta anak, ternyata 24 persen diantaranya adalah pelajar yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba. Sedangkan di tingkat Perguruan Tinggi (PT) hanya sekitar 3,5 juta orang. Patut kita sadari bersama, Generasi Emas Bangsa adalah adik-adik ini, menentukan arah kemajuan Bangsa dan Negara. Jangan sampai cita-cita Generasi Emas Bangsa disini hilang ditelan oleh kecanduan obat-obatan terlarang seperti Narkoba. Jangan biarkan dan memberika ruang sedikitpun untuk orang coba mengajak, menghasut untuk menggunakan maupun menjadi kurir Narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Gapailah cita-cita adik-adik sekalian dengan bebas dari Narkoba, karena setiap tes-tes masuk perguruan, TNI-POLRI dilakukan tes bebas Narkoba. Katakan “SAY NO TO DRUGS”, ayo bersama kita perangi Narkoba, Dunia indah tanpa Narkoba. Saatnya yang muda berprestasi tanpa Narkoba,” gugahnya.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.I.K., M. Si melalui Kasat Binmas Polres Melawi AKP T. Pardamean Marbun menyampaikan “Banyak sekali dimedia sosial berita-berita hoax yang beredar, banyak kasus atau peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi namun diangkat menjadi sebuah berita dan dikemas sebaik mungkin agar penguna medsos tertarik untuk membacanya dan membagikan kiriman tanpa tau kebenaran berita tersebut. Sebagai masyarakat yang modern dan berpendidikan kita harus pandai dalam menggali informasi, kita harus membaca dengan teliti dan menelusuri sumber dari berita tersebut dan yang lebih penting jangan terlalu mudah untuk menyebarluaskan berita tersebut sebelum diketahui kebenarannya,” tegasnya.

 

 

Hms/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *