Bupati Butur pimpin penggalangan donasi untuk Palestina

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Buton Utara – Bupati Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara, Abu Hasan akan memimpin langsung penggalangan donasi untuk warga Palestina. Rencana tersebut disampaikan, saat dirinya menerima kunjungan Imam Masjid Gaza, Palestina, Syekh Ismail A.B. Skaik bersama rombongan, di Rujab, Sabtu (18/5/2019).

Abu Hasan menuturkan, gerakan tersebut merupakan bentuk dukungan dirinya secara pribadi, juga sebagai kepala daerah, terhadap Palestina. Dengan harapan, pihaknya bisa mengambil peran, membantu kesulitan yang sedang dialami warga yang berada di wilayah tersebut.

“Saya akan memimpin langsung penggalangan dana untuk membantu Palestina. Sekecil apapun akan kita lakukan untuk membantu mereka di wilayah yang sangat memprihatinkan,” tutur Abu Hasan.

Selain itu, hal lain yang menguatkan dukungannya terhadap Pelestina, juga karena mengingat hubungan dengan Indonesia terjalin dengan baik. Bahkan kata dia, dalam sejarahnya, salah satu negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia kala itu adalah Palestina.

“Sudah saatnya bangsa Indonesia memberikan dukungan penuh atas kemerdekaan Palestina, yang hari ini sedang dijajah oleh Israel,” ujar dia.

Ia berharap, dengan perjuangan yang terus dilakukan, Palestina bisa segera merdeka. Sehingga, masyarakatnya bisa melaksanakan ibadah dengan baik tanpa ada tekanan, baik secara fisik maupun psikis dan spiritual.

Sementara itu, Syekh Ismail A.B. Skaik, melalui juru bicaranya memberikan gambaran singkat terkait kondisi masyarakat Palestina, khususnya di jalur Gaza. Di mana, konflik yang berlangsung selama kurang lebih 12 tahun itu sudah sangat banyak memakan korban jiwa.

Bahkan, pada awal bulan Ramadhan beberapa pekan lalu, pihak Israel kembali melancarkan serangan selama tiga hari, dan merenggut nyawa sekitar 30 orang salah satunya anak berumur 14 bulan, serta empat wanita yang masih tengah mengandung.

Menurut catatannya, anak yatim di jalur Gaza kini sudah mencapai angka 20.000 an.

Selain merenggut nyawa, imbas dari konflik berkepanjangan tersebut juga berdampak pada ekonomi. Saat ini, lanjutnya, penduduk miskin yang hidup di bawah garis kemiskinan sekitar 65 persen. Bahkan, di angka 60 persen ke atas, kaum laki-lakinya tidak mendapatkan pekerjaan.

“Akhirnya mereka hanya bersandar pada bantuan yang datang. Karena memang lapangan pekerjaan sulit,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan dari Indonesia, tidak terkecuali pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Buton Utara dan sekitarnya.

“Kami berharap kepada masyarakat wilayah Buton secara umumnya, untuk senantiasa dan jangan berhenti mendukung perjuangan Palestina,” pintanya.

 

 

Reporter : David Wiridin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *