Gerakan People Power, Ponpes Roudlatul Qur’an Kota Metro Lampung menolak

by -33 views

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Berkembang isu saat ini terkait gerakan aksi people power di Jakarta, keluarga besar Pondok Pesantren Roudlatul Qur’an, kota Metro, Lampung menyatakan sikap untuk tidak mendukung rencana aksi ‘people power‘. Hal tersebut disampaikan oleh Drs. K.H Ali Qomarudin Al-Hafidz selaku pengasuh sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Roudlatul Qur’an Metro, Sabtu (19/5/2019).

Gerakan aksi people Power yang digaungkan Amien Rais sangat membuat masyarakat indonesia bingung, apakah hal tersebut bertentangan dengan konstitusi negara kita. Namun hendaknya masyarakat dapat menilai mana gerakan gerakan yang dapat merugikan diri kita sendiri apabila kita mengikutinya. Sedikit pernyataan sikap oleh keluarga besar Ponpes Roudlatul Qur’an Kota Metro Lampung membuktikan akan penolakan gerakan tersebut,

“Kami keluarga besar Pondok Pesantren Roudlatul Qur’an, dengan ini menyatakan bahwa kami tidak mendukung adanya gerakan ‘people power‘,”ujar Drs. K.H Ali Qomarudin Al-Hafidz selaku pimpinan Pondok Pesantren Roudlatul Qur’an Kota Metro Lampung.

Dalam keterangannya itu juga, pihaknya berharap adanya pemerintahan yang selalu menciptakan suasana yang damai, aman, dan sejuk.

Sebelumnya tokoh nasional Amien Rais sempat mengumandangkan aksi ‘people power’ untuk mengkritisi terkait adanya dugaan kecurangan yang terjadi di Pemilu 2019.

Namun sejak Selasa (14/5/2019), pihaknya tak lagi menggunakan sebutan ‘people power’ dan menggatinya dengan istilah ‘kedaulatan rakyat’ dalam gerakannya tersebut.
“Dari sekarang kita tidak gunakan ‘people power’, tapi gunakan ‘kedaulatan rakyat’,” kata Amien di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Kita harapkan tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dan pelaksanaan ini kita serahkan pada pihak pelaksana pemilu yaitu KPU dan Bawaslu sebagai pengawas.

 

 

Reporter : Muktaridi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *