Polres Palangkaraya terjunkan puluhan personil perketat amankan empat Vihara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Palangka Raya – Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Budha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Budha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka.

Polres Palangka Raya di peringatan hari Waisak melakukan pengamanan di empat Vihara yang ada di Wilayah Kota Palangka Raya yang terdiri dari Vihara Yatha Bhutan Jalan RTA Milono Km 7,5, Vihara Avalokitesvara Jalan Tjilik Riwut Km 9, Vihara Nagajurna Jalan Aslon III dan Vihara Inti Maitreya Jalan Antang Kalang II Kota Palangka Raya, Minggu (19/5/2019).

Menurut Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar S.I.K. M.Si. pengamanan di tempat ibadah umat Buddha di kota Palangka Raya dimaksudkan untuk memberi rasa aman bagi umat Budha yang melaksanakan ibadah.

“Kita lakukan pengamanan bagi umat Buddha yang merayakan dan melaksanakan ibadah di Vihara. Kita tidak mau ada kelompok- kelompok yang melakukan tindakan yang mencederai kerukunan umat beragama khususnya di wilayah Kota Palangka Raya. Seperti kita tahu bahwa masyarakat Kota Palangka Raya terkenal sangat toleran dan kita akan terus menjaga toleransi tetap ada di bumi Tambun Bungai yang terkenal dengan falsafah Huma Betang nya,” jelas Kapolres.

“Saya selaku Kapolres Palangka Raya juga mengungkapkan selamat Hari Waisak untuk umat Budha Palangka Raya,” tutup Kapolres.

Seperti di ketahui hari Vesakha (dalam bahasa Pali) atau Waisak disebut sebagai hari keberuntungan bagi umat Buddha yang memperingati kelahiran, pencerahan (nirwana), dan kematian Budha Gautama.

Tiga peristiwa penting yang diperingati umat Budha tersebut terkenal dengan nama Trisuci Waisak.

Adapun peristiwa Trisuci tersebut yang pertama lahirnya Sidharta Gautama pada tahun 623 S.M. yang merupakan penemu dan pencetus Agama Budha.

Yang kedua saat Sidharta Gautama mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di usia 35 tahun yakni pada tahun 588 S.M,dan yang ketiga saat Buddha Gautama wafat pada usia 80 tahun di tahun 543 S.M.

 

 

Reporter   : Abimanyu/Tedy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *