Diduga dianiaya majikanya, Pembantu Rumah Tangga meningal dunia

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Polsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara ungkap kasus kematian seorang Pembantu Rumah Tangga, yang diduga dianiaya majikanya hingga nyawanya melayang, kejadiannya di Pluit Muara Karang Penjaringan Jakarta Utara, Senin (21/5/2019)

Korban Perempuan yang meninggal tersebut berinisial Liniawati dengan panggilan sehari-hari Ati (20) berasal dari Garut Jawa Barat, bekerja sebagai pembantu Rumah Tangga di Rumah majikan sebagai tersangka Tvl dari Ujung Pandang, yang beralamat rumah tinggal di Pluit Muara Karang Penjaringan Jakarta Utara.

Atas terjadinya kejadian ini Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi yang didampingi Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar, “Mengatakan dihadapan para awak media, kronologis kejadian ini bermula saksi Td dan Rs serta tersangka Tvl membawa korban Liniawati ke Rumah Sakit Atmajaya untuk dilakukan pemeriksaan karena sakit.”

Selanjutnya setelah dibawa ke Rumah Sakit ruang IGD korban ternyata sudah meninggal dunia, oleh dokter, tubuh korban ditemukan luka memar baru maupul luka lama serta lembab yang belum diketahui penyebab pastinya,”jelasnya.

Masih hal yang sama,”Atas terjadinya kejadian ini Td dan Rs melaporkan ke Polsek Metro Penjaringan guna penyelidikan lebih lanjut, korban lalu dibawa ke RSCM guna dilakukan otopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Hasil dari interograsi saksi ART lainya bahwa benar korban Linawati korban penganiayaan tersangka Tvl dengan setrika sikat badan dan ulekan sambel dan di sekap di kamar mandi kurang lebih lima hari tidak diberi makan.

Kronologis kejadian tersebut,”Tersangka Tvl sebagai majikan perempuan marah, karena korban berkali-kali suka mencari makanan dan uang receh pecahan Rp 2.000, yang berada didalam mobil dan kalau menyetrika baju tidak rapih,”Dengan kejadian ini kami akan mendalami kasus ini, karena diduga korban juga gajinya dibayarnya tersendat-sendat,” pungkas Kapolres Metro Jakarta Utara.

 

 

Reporter : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *