Pasca kerusuhan di Madura dan Jakarta para Gubernur beda pendapat

by -23 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Terjadinya Kerusuhan di Ibu Kota Jakarta dan di Sampang, Jawa Timur ada persamaan dan perbedaan akibat dari hasil akhir pemilu 2019. Apa yang dilakukan kedua Gubernur mempunyai pola penangganan yang berbeda.

Kantor Polsek diserang dan dibakar di Sampang.

Gubernur Jatim, Khofifah, segera meninjau Kantor Polsek tersebut dan bersama Kapolda Jatim menegaskan akan menindak tegas para perusuhnya,” ucap Dion, SH Praktisi Hukum kepada media di Jakarta, Jumat (24/5/19).

Markas Brimob di Petamburan diserang dan dibakar, disitu ada keluarga dan anak-anak.

Gubernur DKI Jakarta Anies segera menjenguk para perusuh yang jadi korban dan luka-luka, menyatakan simpati, memberi bantuan medis untuk para perusuh yang berasal dari luar kota itu dengan uang pajak rakyat Jakarta.

Kini, pertanyaan para netizen telah terjawab.

Anies telah kembali muncul dimuka publik dan segera melakukan berbagai respons terkait dengan kerusuhan tersebut. Ia turun langsung ke lokasi kerusuhan dan juga meninjau kondisi korban,” ucap Dion.

Tak hanya itu, ia juga sempat melontarkan pernyataan spesifik terkait dengan peristiwa itu. Menurut Anies, Jakarta dalam keadaan baik-baik saja meski ada wilayah yang terjadi konflik dan kekerasan. Anies menggambarkan bahwa aktivitas warga relatif normal meski tengah terjadi aksi massa.

Terlihat bahwa Anies seperti memiliki panggung kembali melalui kerusuhan pasca Pilpres 2019.

Tak hanya sekadar menjawab pertanyaan netizen, ia juga melakukan langkah-langkah spesifik dalam merespons kondisi pasca kerusuhan. Lalu, seperti apa mencuatnya nama Anies pasca kerusuhan ini dapat dimaknai ?

Bisa kan lihat dan rasakan bedanya ?
#AniesMemihakSiapa ???

 

 

Reporter : Desi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *