Bendahara Desa Palo diduga terlibat dalam kasus Bunyamin soal ADD/DD

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polres Halteng, IPDA A. Effan Sulaiman, SIK.

MITRAPOL.com, Maluku Utara – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara (Malut) belum lama ini kembali memeriksa Bendahara Desa Palo, Kecamatan Patani Timur, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Ibrahim Sarif.

Ibrahim diduga bersekongkol dengan Bunyamin untuk menggelapkan sejumlah anggaran dari beberapa aitem pekerjaan di Desa Palo dengan membuat laporan pertanggungjawaban Fiktif.

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Baim ini juga diduga telah mengkambing hitamkan honor sejumlah Kaur di Desa Palo sebesar Rp 69 juta.

Kasat Reskrim Polres Halteng, Ipda A. Effan Sulaiman SIK saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Katanya, saat ini pihaknya sudah memeriksa (Lidik-red) Ibrahim alias Baim.

“Betul dia di periksa sebagai saksi dari kasus Bunyamin. Diduga dia terlibat didalam kasus Bunyamin mantan Kades Palo,” ungkapnya, Rabu (27/5/2019).

“Intinya sudah dua kali kami periksa Si-Baim itu. Dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan,” sambung Effan.

Untuk diketahui, Ibrahim dilaporkan oleh sejumlah masyarakat dan para Kaur di Desa Palo. Alasannya, mereka tak merasa nyaman dengan Baim yang saat ini menjabat sebagai Bendahara.

“Kami tidak percaya lagi sama dia (Baim-red). Kami takut pencairan kali ini dia akan gelapkan lagi ADD atau DD tahun 2019 ini,” kata salah satu narasumber yang enggan disebut namanya.

Narasumber ini menambahkan, “Sejumlah aitem pekerjaan atau Melania modal dan jasa didalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) di Desa Palo adalah Fiktif,” akunya.

Sementara Ibrahim saat dikonfirmasi membenarkan LPJ Fiktif tersebut. Dia juga membenarkan adanya sejumlah aitem yang dianggarkan tapi tidak dikerjakan.

Akan tetapi soal pemotongan honor para Kaur di Desa Palo, dia menuduh Bunyamin sebagai pelakunya.

“Beberapa aitem itu Fiktif. Kalau soal pemotongan honor itu betul, tapi uang itu sama Bunyamin untuk bayar hutang di tokoh,” katanya belum lama ini.

 

 

Sahwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *