Wabup Aceh Selatan dituduh lakukan pengkotak-kotakan, ini bantahan panitia penyelenggara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banda Aceh – Ketua Panitia Penyelenggara Bakti Sosial dan Buka Bersama Kluet Raya dan Bakongan Raya Junaidi Saputra, menyesalkan pernyataan oknum mahasiswa Aceh Selatan yang menyatakan bahwa wakil bupati Aceh Selatan, Teungku Amran telah mendukung upaya pengkotak-kotakan antar mahasiswa di Aceh Selatan, usai dirinya menghadiri undangan buka puasa bersama tersebut.

Sebelumnya dalam opini yang disampaikan mantan Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Labuhan Haji Barat, Ozy Risky, yang tayang disalah satu media online, dia mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan Wabup Aceh Selatan itu merupakan kedunguan pertamanya dalam masa pemerintahan sebagai wakil bupati Aceh Selatan.

Junaidi membantah pernyataan tersebut, menurutnya apa yang disampaikan mantan petinggi mahasiswa kecamatan Labuhan Haji tersebut tidak benar alias Hoax dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

“Saya melihat, justru oknum Mahasiswa tersebutlah yang mencoba memprovokasi perpecahan antara mahasiswa dan Pemuda Aceh Selatan,” timpalnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa saat menghadiri buka puasa bersama, sebagai wakil bupati Aceh Selatan Tgk Amran malah menekankan rasa persatuan dan saling merangkul untuk menciptakan kekompakan antar sesama mahasiswa dan pemuda Aceh Selatan.

“Kita perlu bersatu dan saling merangkul agar kompak kedepannya, jangan terjadi pengkotak-kotakan dan perpecahan antar sesama mahasiswa dan pemuda Aceh Selatan, itu penegasan langsung dari Tgk Amran saat memberikan sambutan di acara buka puasa bersama tempo hari,” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan Kegiatan Bakti Sosial dan Buka Besama Kluet Raya dan Bakongan Raya itu sejatinya bertujuan untuk mengikatkan tali silaturahmi antar mahasiswa dan pemuda Kluet Raya dan Bakongan Raya di Banda Aceh dan juga turut mengundang Seluruh Ketua Paguyuban Kecamatan lainnya yang ada di Aceh Selatan.

“Jadi ini murni hoax dan ada maksud provokasi pengkotak-kotakan antar sesama mahasiswa di Aceh Selatan, sebab apa yang kami lakukakan tempo hari adalah upaya untuk meningkatkan silaturahmi antara kita semua yang saat ini menuntut ilmu di Banda Aceh,” tegasnya.

 

 

Reporter : Safdar. S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *