Polisi seriusi kasus Manajer Security PT. IWIP

by -225 views
Kasat Reskrim Polres Halteng, IPDA A. Effan Sulaiman, SIK.

MITRAPOL.com, Weda – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara, IPDA A. Effan Sulaiman S.IK, mengatakan, pihaknya akan serius menangani kasus penganiyaan yang dilakukan oleh Manajer Security PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kepada tiga orang pembeli besi tua.

“Saat ini kami telah menyeriusi kasus Manajer Security (Jona) bersama anggotanya (Aditya) yang telah melakukan penganiayaan terhadap tiga orang pembeli besi tua. Artinya, sementara kami sedang Lidik,” kata Effan, Rabu (29/5/2019).

“Saat ini Kejaksaan juga tinggal menunggu hasil pemeriksaan yang kami lakukan. Pokoknya kasus ini kami serius,” sambungnya.

Diketahui Manajer Security tersebut adalah Jouna Untu Dengan alias Jona. Jouna diduga telah menganiaya tiga orang pembeli Besi Tua yakni, Bambang Sunarto, Pasinah dan Nanang Saputra.

Tak hanya Jona, kekerasan itu juga dilakukan oleh salah seorang anggotanya yang bernama Aditya Warman alias Adi. Aditya diduga telah melakukan kekerasan kepada Pasinah, dengan cara menginjak kaki korban hingga bengkak.

Kronoligis singkat, Bambang dan dua rekannya mendapat informasi dari seseorang yang bekerja di PT.CCEPC salah satu sub kontraktor PT. IWIP yang akan menjual besi bekas.

Setelah itu, korban langsung menemui seorang warga negara Cina, Mrs Cheng yang merupakan Manager PT. CCEPC dan telah terjadi kesepakatan antara Korban dan Cheng.

Dari hasil kesepakatan itu, Bambang dan kedua rekannya menuju site PT. IWIP yang terletak di tanjung ulie guna mengambil besi tua tersebut.

Dengan membawa selembar kertas yang telah dibubuhi Tanda tangan Mrs Cheng, akhirnya Bambang dan rekanya bisa memasuki wilayah site perusahan.

Sebelum masuk, ketiga korban melapor diri di pos security. Setelah melapor di pos Security mereka diijinkan masuk mengunakan tanda pengenal.

Akan tetapi sebelum tiba di lokasi untuk melihat barang yang akan di beli, Bambang dan dua rekan dicegat oleh Jonan hingga terjadilah penganiayaan kepada ketiga korban tersebut dengan cara menampar dan menonjok.

 

 

Sahwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *