Bikin resah warga, Kecamatan Penjaringan sita 31 petasan

oleh -74 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Camat Kecamatan Penjaringan Kota Andministrasi Jakarta Utara M. Andri, bersama sejumlah anggota Satpol PP menertibkan para pedagang petasan, pada Sabtu (1/6/2019).

Penertiban itu dilakukan untuk mencegah timbulnya kegaduhan kepada masyarakat yang tengah khusyuk dalam menjalani ibadah puasa.

Loading...

Sejumlah petugas Satpol PP menyisir Pasar-pasar yang menjual berbagai jenis petasan diantaranya Pasar Teluk gong dan Pasar Pluit.

Dari hasil penertiban itu, sebanyak 31 petasan korek kecil dan 76 petasan besar ditertibkan dari empat pedagang yang terciduk menjual bebas.

Kasatpol PP. Kecamatan Penjaringan Partomuan P, mengatakan, Satpol PP belum menindak tegas secara hukum para pedagang itu.

“Sementara hanya disita sebagai barang bukti. Bila nanti masih berjualan baru akan terkena pidana,” ujarnya.

Penertiban petasan di bulan Ramadan ini, lanjut Partomuan P, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 Pasal 19.

Dalam aturan itu, setiap orang atau badan dilarang menjual, dan menyimpan petasan dan sebagainya.

Ia menekankan semua jenis petasan tidak boleh dijual lantaran bisa membuat gaduh dan bising warga di wilayahnya.

“Kecuali kembang api, boleh. Yang tidak menimbulkan bunyi dan ledakan. Menjelang malam takbiran akan kami razia lagi siapa yang jual petasan,” tandasnya.

 

 

Red/Hsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *