Haidar Alwi : Ada kelompok “Jenggot Assu” yang ingin mendiligitimasi hasil Pemilu 2019 dan akan terus mengganggu pemerintahan Jokowi

by -61 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Menyadari tuntutan perubahan seluruh elemen bangsa dalam berbagai dimensi kehidupan di era millenial saat ini, dan penyelenggaraaan negara yang lebih baik sesuai amanah konstitusi dan UUD 1945 diharapkan dapat mewujudkan seluruh agenda Reformasi.

Berdasarkan paradigma “pemerintahan yang baik” oleh “pemerintah yang bersih,” setelah berjalan lebih dari 20 tahun, sejak tahun 1998, sampai saat ini masih mengalami banyak hambatan.

Penyelenggaraan Pemilu tahun 2019, sebagai sarana kedaulatan rakyat dalam memilih wakil rakyat dan pemerintahan negara secara demokratis berdasarkan pancasila dan UUD 1945, masih mengalami tantangan yang harus kita sikapi bersama.

Agenda penyelenggaraan pemilu 2019 yang lalu, dan juga setelah penetapan hasil suara oleh KPU tgl 22 Mai 2019, dimana hal tersebut disertai adanya penolakan dan unjuk rasa yang menimbulkan kerusuhan, gangguan dan kerugian sebagian masayrakat.

Selain pelanggaraan hukum tersebut, adanya kelompok tertentu yang merencanakan tindakan teror, penyediaan senjata api, bahan peledak, dan bahan kekerasan lainnya, serta pernyataan-pernyataan ancaman, kebencian, fitnah dan lainnya yang ditujukan kepada pemerintahan yang sah, menjadi catatan penting bagi kita semua dalam rangka agenda konsolidasi demokrasi Indonesia bardasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam mencapaian tujuan bernegara sesuai amanah konstitusi negara Indonesia.

“Kami Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Pemilu Konstitusional melihat perkembangan, keperihatinan dan juga kondisi bangsa akhir-akhir ini, yang mendapatkan gangguan dan rongrongan dari beberapa kelompok yang tidak senang dan juga ingin mengganggu pemerintahan yang sah dan NKRI, itulah yang mendasari kami untuk bertindak dan juga bergerak bersama sama.” uangkap Haidar Alwi pada (31/05/2019), di Jalan Cemara No. 19 Menteng, Jakarta

Adanya kelompok-kelompok yang mengganggu proses pemilu secara konstitusional pada pemilu 2019 yang lalu adalah kelompok yang merupakan jelmaan dari kelompok HTI ataupun dari kelompok Islam garis keras. Kelompok ini bukanlah sepenuhnya dari kelompok 02, mereka ini menunggangi klompok 02, dan mereka ini tidak akan puas terhadap pemerintahan Jokowi.

“Kita bisa lihat mereka mengadakan “Multaqoh Ulama” di Garut itu adalah merupakan jelmaan dari HTI seperti yang kita dapat lihat di Youtube, ulama dan jemaah yang datang dan berbicara itu merupakan kaum “Jenggot Assu” yang secara spesifik itu adalah HTI yang timbul kembali dan bermetamorfosa menjadi “Multaqoh Ulama” dimana mereka meniru strategi nya “NU”, dan jelas mereka ini menggagu hasil konstitusi dan juga pemerintahan Jokowi yang dua periode ini” tutup Haidar.

 

 

Reporter : BS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *