Jelang Lebaran, Polsek Kelapa Dua Sita 8.485 Petasan dari rumah warga Binong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Tim Vipers Polsek Kelapa Dua (Polsek) Tangerang Selatan, dipimpin Kanit reskrim AKP Mukmin, SH menggerebek rumah yang menjadi tempat penjualan dan penyimpanan petasan di Kp.Galugu Rt 03, Rw 05 Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

“Pengerebekan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa rumah tersebut meresahkan warga sekitar karena dijadikan tempat penjualan dan penyimpanan petasan. Setelah melakukan penyidikan di TKP pada hari minggu (2/6) malam, dan dipastikan benar adanya penjualan dan sekaligus tempat penyimpanan petasan, maka kami lakukan penggeledahan,” kata Kapolsek Kelapa Dua, Kompol. Efendi, SH melalui pesan singkat.

Dari hasil penggeledahan diamankan satu orang tersangka beserta barang bukti ribuan petasan tanpa izin atas nama Andi (38) warga Kp.Galugu Rt 03 Rw 05 Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.

“Di rumah pelaku, kami menemukan banyak sekali petasan, jumlahnya ribuan. Mulai dari ukuran yang kecil sampai berukuran besar,” katanya.

la mengatakan bahwa petasan tersebut terlihat sepele. Namun sangat membahayakan masyarakat sehingga Tim Vipers polsek kelapa dua bersama jajaran akan terus merazia peredaran petasan jelang lebaran.

“Saya tidak ingin ada kasus jatuhnya korban akibat petasan di wilayah tangerang, apalagi bahan bakunya dari mesiu yang bisa diproduksi menjadi bahan peledak,” katanya

Kapolsek menjelaskan bahwa banyak orang yang menjadi korban akibat petasan, sehingga pihaknya melakukan razia dan penggerebekan secara intensif di sejumlah tempat penyimpanan dan penjualan petasan untuk meminimalkan korban insiden ledakan petasan. “Barang bukti yang diamankan dari rumah pelaku berjumlah 8.485 yakni 7.500 petasan ukuran kecil dan 985 petasan ukuran besar,” katanya.

Tersangka dan barang bukti diamankan di polsek kelapa dua untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

 

 

Adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *