Salah paham berujung pembakaran dan kerusuhan

oleh -14 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Pasca terjadinya rusuh di Rutan Klas IIb Sigli, Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan melakukan video call dengan warga binaan disana, Senin (3/6) kemarin.

“Bapak-bapak tenang untuk menyelesaian puasa Ramadhan. Saya akan mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan menindaklanjuti,” ucap Utami yang disambut riuh oleh warga binaan.

Loading...

Pada saat yang sama Utami sedang menghadiri acara spesial Ramadhan di Lapas Narkotika Jakarta bersama Ustadz Yusuf Mansyur dan Kang Rashied.

“Situasi sudah kondusif, tidak ada korban jiwa dan tidak terjadi pelarian, gedung utama yang terbakar, api sudah padam,” jelas Utami tentang kondisi terkini Rutan Pidie.

“466 orang penghuni Rutan Sigli sudah dapat dikendalikan, saat ini Kepala Rutan bersama Dandim Pidie masih terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan warga binaan,” tambahnya.

Peristiwa diperkirakan bermula pada pukul 12.00 WIB. Terjadi kesalahpahaman antara warga binaan dan seorang petugas, yang akhirnya menimbulkan percekcokan yang berujung pada pembakaran dan kerusuhan.

“Kebakaran dan kerusuhan dapat dipadamkan bekerjasama dengan Polres dan Pemadam Kebakaran Pidie,” jelas Utami lagi, kepastian penyebab kerusuhan, kata dia masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman oleh Tim Divisi PAS Banda Aceh bersama Polres Pidie.

Utami juga kembali mengingatkan kepada seluruh Lapas dan Rutan agar menjaga lingkungan tetap kondusif. “Dalam pelaksanaan tugas harus berdasar aturan dan sesuai SOP yang diterapkan dengan baik dan benar. Penegakan hukum sekaligus pelindungan HAM, teriring doa semoga kita senantiasa dalam lindungan Nya,” tegasnya.

Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Ade Kusmanto mengatakan, menghimbau kepada tahanan yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas, kepada masyarakat apabila melihat seseorang mencurigakan dan diperkirakan pelarian rutan klas IIB Sigli agar melaporkan kepada pihak kepolisian atau lapas terdekat.

Lanjut Ade mengungkapkan, rencananya 90 orang tahanan akan dievakuasi hari ini dititip di Lapas perempuan Pidie dan Polres Pidie.

“Perkembangan terakhir yang melarikan diri 7 orang, 3 tertangkap dan saat ini berada di Polres Pidie,” pungkas Ade Kusmanto, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS saat dihubungi.

 

 

Desi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *